Zona Merah! Kota Tangerang Tertinggi Kasus Curat dan Curanmor
Rabu, 1 Juli 2026 | 21:12
Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 5.436 kasus kejahatan 3C (Curanmor, Curas, dan Curat) terjadi di ibu kota dan sekitarnya, sepanjang Januari–Juni 2026.
TANGERANG-Kementerian ESDM tengah menyiapkan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Tangerang. Alat yang dinamakan pirolisis tersebut akan segera digunakan di TPA Rawa Kucing.
Saat ini pirolisis tengah dalam proses perakitan dan rencananya akan mulai dioperasikan pada Februari 2016.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang Ivan Yudianto mengatakan, alat tersebut merupakan teknologi generasi ke-12 yang berasal dari India. Kota Tangerang menjadi pilot project penerapan teknologi tersebut.
"Awalnya kami mengajukan ke kementerian untuk menerapakan teknologi pengolah sampah menjadi sumber energi terbarukan. Ternyata disetujui dan dipilihlah alat ini untuk diuji coba di kita," kata Ivan, Selasa (12/1/2016).
Menurut Ivan, alat tersebut dibeli melalui lelang oleh kementerian dengan anggaran sebesar Rp15 miliar dari APBN. Pihaknya telah menyiapkan lahan dan bangunan seluas 1000 meter persegi sebagai tempat pengoperasiannya.
"Bangunan sudah ada, tinggal mesin reaktornya yang sedang diimpor dari India. Kalau sudah datang tinggal dipasang dan dioperasikan," katanya.
Ivan menjelaskan, pirolisis nantinya mampu menghasilkan 3000 liter BBM dengan kapasitas sama dengan 60 ton sampah plastik. Hal tersebut dapat mengurangi sampah di TPA Rawa Kucing.
"Kalau kita lihat, sampah yang dibuang ke TPA sekitar 1000 ton per hari. Sampah plastiknya sekitar 30 persen atau 300 ton. Jelas bisa mengurangi beban kita," katanya.
Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 5.436 kasus kejahatan 3C (Curanmor, Curas, dan Curat) terjadi di ibu kota dan sekitarnya, sepanjang Januari–Juni 2026.
TODAY TAGPengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews