Connect With Us

Aksi Nyata Polri dan TNI Turun ke Periuk Damai Tangerang

Denny Bagus Irawan | Minggu, 6 Maret 2016 | 13:59

Tampak aparat Polri dan TNI akur dalam melakukan kerja bakti seusai banjir merendam perumahan Periuk Damai. (Dira Derby / TangerangNews.com)

TANGERANG-Kebanggan atas pekerjaan petugas Polsek Jatiuwung dan Koramil Tangerang yang mau turun ke Perumahan Periuk Damai, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang setelah terendam air selama kurang lebih sekitar satu pekan.


Tampak para personel tersebut melakukan kerja bhakti pasca banjir. Dengan dibantu  masyarakat setempat, aparat dari Polri dan TNI  melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah-sampah dan lumpur yang ada dibekas lokasi banjir dengan mengerahkan sekitar 145 petugas.

 

Tampak Danramil 18 Jtu Mayor Jewanto dan Waka Polsek Jatiuwung AKP Gunawan juga turut hadir.  

Mereka membersihkan sampah dari fasos fasum yang ada di lingkungan yang sampah dan lumpurnya telah menumpuk.

“Kami menggunakan truk sampah untuk dibawa ke  Tempat Pembuangan Akhir Rawa Kucing Tangerang,” ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Triyani Handayani.  

Tampak setelah kerja bakti, masyarakat sekitar bisa tersenyum lebar kemabali karena pemukiman mereka sudah bersih dari sampah dan lumpur.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

TEKNO
Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:31

Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

KOTA TANGERANG
Perkuat Konektivitas Perbatasan, Jakbar-Tangerang Bakal Garap Proyek Jalan hingga Pengendalian Banjir

Perkuat Konektivitas Perbatasan, Jakbar-Tangerang Bakal Garap Proyek Jalan hingga Pengendalian Banjir

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat (Jakbar) dan Pemkot Tangerang resmi mempererat kerja sama dalam pembangunan infrastruktur dan transportasi lintas wilayah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill