Connect With Us

Dua Bayi di Tangerang Ini Diberi Nama Gerhana

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 9 Maret 2016 | 16:42

Ilustrasi gerhana matahari (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANG-Dua bayi laki-laki lahir di RSUD Kabupaten Tangerang bertepatan dengan terjadinya Gerhana Matahari, Kamis (9/3/2016) pagi. Oleh orang tuanya, kedua bayi tersebut diberi nama Gerhana.

Kepala Perwatan Bayi RSUD Tangerang Atika Rahmawati mengatakan, bayi pertama dilahirkan oleh Mutiaroh dengan operasi caesar sekitar pukul 06.00 WIB.

Sedangkan yang kedua dilahirkan secara normal oleh Megawati pada pukul 07.00 WIB.

"Mereka lahir di hari istimewa saat Gerhana Matahari yang merupakan peristiwa jarang terjadi. Kondisi kedua bayi tersebut sehat dengan berat badan 2 kg lebih," jelasnya.

Menurut Atika, rencananya kedua bayi akan diberi nama Gerhana oleh orang tuanya. Mereka berharap, dengan nama itu anaknya selalu bisa bersyukur dan mengingat kebesaran Tuhan.

"Memang banyak kalangan ibu-ibu hamil menghrapakan anaknya lahir di peristiwa yang jarang sekali terjadi. Di hari yang istimewa ini sangat diraskan oleh kedua orang tua bayi," katanya.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KAB. TANGERANG
Cegah Kecanduan Gadget, Pemkab Tangerang Terbitkan Edaran Pengawasan Anak saat Libur Sekolah

Cegah Kecanduan Gadget, Pemkab Tangerang Terbitkan Edaran Pengawasan Anak saat Libur Sekolah

Rabu, 1 Juli 2026 | 15:55

Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang meminta orang tua siswa untuk memperketat pengawasan anak selama periode libur sekolah.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill