Connect With Us

Pemkot Tangerang Gelar Festival Pencak Silat dan Lomba Olahraga Tradisional

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 22 April 2016 | 19:46

Pencak Silat. (@TangerangNews.com / Rangga A Zuliansyah)

 

 

 

TANGERANG-Jumat sore (22/04), Lapangan Lembaga Pemasyarakat (Lapas) anak diramaikan dengan atraksi seni tradisional seperti Pencak Silat, Seni Tari Sirih Kuning, Gambang Kromong Tangerang. Kemeriahan itu tersaji saat pembukaan Festival Pencak Silat dan Perlombaan Olahraga Tradisional dan Rekreasi.

 

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Tangerang, Rina Hernaningsih mengatakan, festival yang pertama kali diadakan ini sebagai motivasi untuk aktivitas berolahraga.

 

"Kami berharap masyarakat dapat terus melestarikan, mengembangkan serta meningkatkan prestasi olahraga rekreasi masyarakat yang sudah mulai punah dan untuk persiapan menuju festival olahraga rekreasi untuk ditingkat provinsi maupun nasional," katanya.

 

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang membuka acara ini menyampaikan, ditengah era globalisasi yang disertai kemajuan teknologi seharusnya membuat diri kita semua menjadi lebih maju bukan membuat masyarakat memiliki budaya ego sektoral.

 

Dengan adanya event ini, selain membangun silaturahmi dan interaksi sosial, juga untuk terus menumbuh kembangkan olahraga rekreasi serta tradisional.

 

“Festival perdana ini sebagai awal untuk terus mengembangkan kegiatan yang dapat meningkatkan prestasi serta dan menumbuhkan terus interaksi sosial ditengah kemajuan teknologi yang berkembang dengan pesat,” terangnya.

 

Dirinya menekankan, festival ini sebagai wadah untuk mengembangkan olahraga-olahraga rekreasi di Kota Tangerang dan menciptakan komunikasi yang lebih dinamis tidak hanya sekedar menggunakan teknologi saja namun saling berinteraksi satu sama lain. "Yang diharapkan akan semakin terbangunnya kebersamaan baik diantara masyarakat maupun dengan pemerintah daerah," katanya.

 

Festival ini diikuti oleh 48 perguruan silat tradisional yang berasal dari Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Depok, Bekasi dan Jakarta. Kemudian untuk perlombaan olahraga rekreasi atau tradisional diikti oleh pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA/K se-Kota Tangerang.

 

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

TANGSEL
Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Sudah Beraksi di 20 Toko di Tangsel, Wanita Muda Penjual Emas Palsu Ditangkap

Jumat, 3 Juli 2026 | 12:16

Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill