Connect With Us

Hentikan Balapan Liar, Wali Kota Pasang Barrier di Green Lake

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 16 Mei 2016 | 16:28

Ilustrasi Balapan Liar (lintasnasional/google / TangerangNews)

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mendesak pengelola perumahan Metland dan Green Lake di Kelurahan Petir untuk segera memasang speed trap di sepanjang jalan sebelum pintu tol Green Lake.

Hal ini dilakukan selain untuk menghentikan balapan liar yang ada di lokasi sekaligus untuk mencegah tindak kekerasan dari para warga yang terganggu dengan balapan liar tersebut.

"Ini warga sudah banyak merasa resah, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan makanya kita minta pihak pengembang untuk segera membuat speed trap," Ujar Wali Kota saat mengunjungi lokasi yang biasa dijadikan balapan liar,” Jumat (13/05/2016) kemarin.

Pihaknya melalui Dinas Perhubungan untuk sementara akan memasang barrier secara zig-zag di lokasi tersebut.

"Sambil nunggu pengembang kita pasang barrier dulu. Karakter jalan yang lurus menjadikan jalan raya tersebut favorit bagi para pembalap liar, makanya kita kasih barrier biar pada enggak balapan," tegas Arief.

Selain mendorong pengembang membangun speed trap, wali kota juga meminta kepada pihak keamanan Metland dan Green Lake untuk bertindak tegas terhadap para pembalap liar yang meresahkan warga Petir dan sekitarnya.

"Pak, ini pengamanannya pada dimana? Ada balapan liar dibiarin aja, bubarin dong," kata Arief ketika bertemu dengan Komandan Regu Pengamanan komplek perumahan tersebut.

Arief juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pembalap liar yang disinyalir berasal dari wilayah Jabodetabek tersebut, Wali Kota juga telah memerintahkan pihak Sat Pol PP untuk terus melakukan patroli di wilayah tersebut.

"Kita juga akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menindak tegas para pembalap liar," ujarnya.

Jalanan umum di perumahan Metland dan Green Lake yang menghubungkan kawasan Cipondoh dan Karangtengah dengan DKI Jakarta melalui akses tol tersebut, menjadi lokasi favorit para pembalap liar yang berasal dari beberapa kota besar lain di Kota Tangerang, karakter jalanan yang lebar dan lurus menjadikan jalan tersebut selalu ramai oleh anak-anak muda yang ingin balapan maupun menonton.

"Biasanya menjelang maghrib hingga malam hari, sore itu sudah pada berdatangan. Kebanyakan dari luar kampung sini. Harusnya satpamnya bisa bertindak tegas, takutnya nanti malah warga yang main hakim sendiri. Makanya tindakan pak wali kita dukung,” ujar Anton, 42, warga sekitar.

KOTA TANGERANG
Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Jumat, 17 April 2026 | 19:15

Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan langkah mitigasi bencana kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing akibat musim kemarau ekstrem yang diprediksi akan berlangsung lebih lama.

AYO! TANGERANG CERDAS
Dibuka hingga 8 Juli, Begini Tata Cara Pendaftaran pra-SPMB SD 2026 di Kota Tangerang

Dibuka hingga 8 Juli, Begini Tata Cara Pendaftaran pra-SPMB SD 2026 di Kota Tangerang

Selasa, 14 April 2026 | 13:56

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan mulai membuka tahapan pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (pra-SPMB) untuk jenjang Sekolah Dasar sejak Senin, 13 April 2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill