Connect With Us

Tekan Harga, Bulog Gelontorkan 600 Kg Daging Sapi ke Pasar Anyar

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 Juni 2016 | 14:52

Badan Urusan Logistik (Bulog) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kota Tangerang menggelar operasi pasar daging sapi di Pasar Anyar, Senin (6/6/2016). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Badan Urusan Logistik (Bulog) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kota Tangerang menggelar operasi pasar daging sapi di Pasar Anyar, Senin (6/6/2016). Hal ini untuk menekan harga daging sapi yang cukup tinggi selama bulan puasa.

Kepala Bulog Sub Divisi Regional (Divre) Tangerang. Rusli mengatakan, dalam operasi pasar ini, pihaknya menggelontorkan 600 Kg daging sapi yang sudah dibungkus per Kg. "Kita jual seharga Rp85 ribu per Kg. Harga ini lebih mudah di pasar yang saat ini sekitar Rp115-120 ribu per kg," katanya.

Rusli mengatakan, operasi pasar ini dilakukan atas permintaan Pemerintah Kota Tangerang untuk menekan harga di pasaran agar tidak terlalu tinggi. Untuk saat ini operasi pasar berlangsung selama satu hari.

"Kalau kita tergantung permintaan Pemerintah setempat. Jika dibutuhkan lagi kita siap lakukan operasi pasar di tempat yang diminta," jelasnya.

Kepala Dinas Perindakop Kota Tangerang Sayuti mengatakan, meski harga daging sapi sejumlah pasar Kota Tangerang masih terjangkau, namun pihaknya tetap berupaya untuk membantu masyarakat mendapat daging dengan harga yang murah melalui operasi pasar ini.

"Meski masih Rp115-120 per Kg, tapi itu bisa naik lagi kalau permintaan bertambah. Makanya kita imbangi dengan operasi pasar. Mudah-mudahan harganya bisa stabil sampai Lebaran " jelasnya.

 

 

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill