Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang
Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TANGERANGNews.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) akan mengeruk 12 titik sungai yang mengalami pendangkalan akibat sedementasi.
Kabid Sumber Daya Air DBMSDA Kota Tangerang M Taufik mengatakan, pengerukan dilakukan untuk menambah kapasitas sungai.
Ada sebanyak 12 titik sungai yang akan dimasukkan dalam program Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2016.
"Rata-rata pendangkalan sungai mencapai 1 hingga 2 meter. Hal ini bisa menyebabkan banjir karena, sungai tidak bisa menampung debit air saat hujan deras, karena itu akan kita keruk," jelasnya, Minggu (24/7/2016).
Taufik menambahkan, untuk melancarkan pengerukan tersebut pihaknya juga berencana membeli satu unit eskavator ampibi dan satu spider eskavator yang beroperasi di sungai-sungai kecil.
"Sebelumnya untuk pengerukan sungai biasanya kita sewa, jadi kita memang butuh alat khusus. Diharapakan bisa segera masuk pengadaan, karena saat ini sudah masuk musim hujan, sehingga perlu pengerukan untuk memperluas daya tampung sungai," jelasnya.
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TODAY TAGMomentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews