Connect With Us

Polda Metro Jaya Tembak Begal di Cipondoh Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 8 Oktober 2016 | 13:20

Ilustrasi Pelaku Begal. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNEWS.com- Petugas Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua begal yang kerap kali meresahkan masyarakat. Seorang diantaranya terkapar ditembak kakinya karena mencoba kabur.

Aparat menyisir ke kawasan Cipondoh, Tangerang pada Jumat (7/10/2016). Dalam penangkapan ini, Petugas menembak satu pelaku. Pelaku mencoba kabur saat disergap petugas.

"Satu pelaku ditembak kakinya," ujar Kapolsek Cipondoh, Kompol Bayu Suseno  pada Sabtu (8/10/2016).

 

Tersangka tertembak di bagian kaki sebelah kanan. Kejadian ini berlangsung di RT 02 / RW 05 Sawah Dalam, Cipondoh, Tangerang. "Pihak Polda Metro Jaya melakukan pengembangan terhadap kasus begal ini," ucapnya.

Kompol Bayu mengungkapkan awalnya polisi melakukan penelusuran dari Royal, Cipondoh. Dilakukan penyelidikan dan membawa dua orang pelaku.

"Untuk identitas tersangka, masih dalam pengecekan di Ketua RT setempat," kata Kompol Bayu.

Sementara itu Ageng, 21 tahun, warga sekitar menuturkan, ia melihat aksi kejar-kejaran antara polisi dengan pelaku begal. Begal tersebut berusaha melarikan diri di area pemukiman warga.

"Ada dua orang yang kabur, satu orang ditembak, satu lainnya lari," ungkap Ageng. (RAZ)

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill