Connect With Us

Dana Pengembangan Aplikasi Kota Tangerang Capai Rp30 Miliar

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 19 Oktober 2016 | 17:00

Ilustrasi Uang (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

 
 
TANGERANGNews.com-Pemerintah Kota Tangerang menggarkan dana sebesar Rp30 miliar setiap tahunnya untuk pengembangan berbagai aplikasi untuk menunjang kosep smart city.
 
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, dari total anggaran tersebut, Rp20 miliar digunakan untuk membuat aplikasi baru dan Rp10 miliar pemeliharaan.
 
"Dana ini tidak hanya untuk Dinas Komunikasi dan Informasi, tapi juga dinas-dinas lain yang membuat aplikasi," katanya, saat menandatangan kerjasama pengembangan smart city bersama Pemkab Badung, Bali, di Puspemkot Tangerang, Rabu (19/10/2016).
 
Arief menambahkan, saat ini Pemkot Tangerang telah membuat 153 aplikasi yang terintegrasi secara online. Ratusan aplikasi ini dipantau dan dikendalikan langsung di Tangerang Live Room (TLR) sebagai command center. "Pembangunan TLR sendiri biayanya sekitar Rp3 miliar," jelasnya.
 
Menurut Arief, konsep smart city sidah disiapkan sejak tahun 2014. Lalu taun 2015, berbagai aplikasi sudah terintegrasi dan di tahun 2016 sudah melaunching TLR. "Tahap berikutnya kita akan terapkan Geospasial untuk menetapkan lokasi pembangunan di wilayah yang berbasis pada peta," katanya.
TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill