Connect With Us

Tetangga Kontrakan di Ciledug Tak Pernah Lihat Dafa Dipukul

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 23 Oktober 2016 | 15:18

Rumah Kontrakan tempat Dafa tinggal. (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Para tetangga tak ada yang curiga dengan kematian Dafa Mustaqim, siswa kelas 1 SD di Larangan Utara 2, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, yang diduga menjadi korban kekerasan tindakan kekerasan ibu tirinya.

Dafa dikenal sebagai anak yang ceria dan tidak nakal. Namun, kedua orang tuanya Mustaqim dan Suyati (sebelumnya diberitakan Yanti) memang agak tertutup dengan tetangga. Meski demikian, tetangga merasa tidak ada kecurigaan dengan keluarga tersebut. 

“Mereka baru pindah empat bulan yang lalu, sebelumnya mereka ngontrak di Kedaung, Larangan. Memang jarang ngobrol sama tetangga. Kalau Dafa suka main sama anak-anak sini. Tapi saya sih enggak pernah lihat Dafa dipukulin atau ada luka-luka,” kata Lili, 23, tetangga korban, Minggu (23/10/2016). 

 

Menurut Lili, korban tewas pada Kamis (20/10/2016) siang setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.

Orangtua korban mengatakan, Dafa meninggal karena panas tinggi dan kejang-kejang. “Dia masuk rumah sakit jam 10.00 pagi. Meninggal jam dua siang, lalu dimakamkan jam sembilan malam. Saya enggak lihat lebih dekat jenazahnya,”  katanya.

Terkait beredarnya foto luka pada tubuh Dafa, menurut Lili itu dari gurunya di sekolah. Mereka sempat melayat dan menunjukkan foto tersebut. Setelah kematian Dafa, mereka langsung melaporkannya ke polisi. 

“Guru-gurunya sih sempat bilang kalau Dafa suka ngeluh habis dipukul. Gurunya juga memfoto luka goresan di kepala,” katanya. (RAZ)

NASIONAL
Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39

Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.

KAB. TANGERANG
Warga Hadang Ekskavator, Penggusuran Bangunan di Lahan Pengembang Kawasan Cisoka Berakhir Ricuh

Warga Hadang Ekskavator, Penggusuran Bangunan di Lahan Pengembang Kawasan Cisoka Berakhir Ricuh

Kamis, 25 Juni 2026 | 20:50

Kericuhan mewarnai eksekusi bangunan liar (bangli) yang berdiri di lahan milik PT. Gradya Murni Utama, perusahaan pengembang properti di Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 25 Juni 2026.

TANGSEL
Tak Lolos SMP Negeri? Pemkot Tangsel Siapkan Bantuan Rp1,8 Juta untuk Siswa di 94 SMP Swasta

Tak Lolos SMP Negeri? Pemkot Tangsel Siapkan Bantuan Rp1,8 Juta untuk Siswa di 94 SMP Swasta

Kamis, 25 Juni 2026 | 20:58

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menyiapkan program bantuan biaya pendidikan bagi calon peserta didik yang tidak diterima di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) pada Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill