Connect With Us

Takut Dikeroyok, Ibu Tiri Dafa Sembunyi

Denny Bagus Irawan | Jumat, 28 Oktober 2016 | 16:00

Makam Dafa dibongkar petugas Polres Metro Tangerang guna dilakukan penyelidikan mengenai penyebab kematiannya. (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Ibu tiri Dafa Mustaqim, Suyati, hingga kini masih berada di Polsek Ciledug, Kota Tangerang, sejak Sabtu (22/10/2016). Dia meminta perlindungan sejak dilaporkan kasus dugaan kekerasan hingga menyebabkan Dafa meninggal.

 

“Dia masih di Polsek, jadi dia minta perlindungan karena kondisi lingkungannya tidak kondusif. Sementara kita biarkan dulu sambil kita periksa,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Wiji Lestanto, Jumat (28/10/2016).

 

Menurut WIji, Suyati masih diperiksa sebagai saksi, meski sebelumnya Tim Forensik menyatakan adanya tanda kekerasan pada tubuh bocah 7 tahun tersebut. “Masih kita periksa untuk menyesuaikan dengan keterangan saksi-saksi yang lain,” jelasnya.

 

Seperti diketahui, Dafa Mustaqim dilaporkan meninggal secara tak wajar oleh tetangga dan guru korban. Mereka curiga bocah kelas 1 SDN Larangan Utara 2 Kota Tangerang itu tewas akibat penyiksaan yang dilakukan ibu tirinya.

 

Dafa sebelumnya dibawa ke rumah sakit pada Kamis (20/10/2016). Orang tuanya mengatakan bahwa Dafa mengalami panas tinggi dan kejang-kejang. Namun nyawanya tidak tertolong. Dia pun langsung dimakamkan.

 

Guru-guru sekolah Dafa yang curiga dengan kematiannya melaporkan hal tersebut ke polisi dengan bukti berupa foto-foto luka di tubuh bocah itu.

 

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Senin, 8 Juni 2026 | 05:11

Festival Cisadane 2026 kembali masuk dalam agenda budaya tahunan Kota Tangerang dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill