Connect With Us

Bos Penyewaan Kapal Gelapkan Uang BPJS Karyawan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 29 November 2016 | 20:00

| Dibaca : 2095

Bily Siagean (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNews.com-Mantan bos PT Anugerah Laut Luas (ALL) Adi Kusuma diperkarakan karena menggelapkan uang iuran BPJS Keternagakerjaan milik karyawannya. Dia pun dilaporkan hingga menjadi terdakwa kasus tersebut.

 

Menurut Kuasa Hukum PT ALL, Bily Siagian, penggelapan tersebut dilakukan Adi Kusuma selama sekitar satu tahun saat dia menjabat sebagai direktut utama perusahaan penyewaan kapal pengangkut batu bara tersebut. Kasus tersebut terungkap setelah petugas BPJS Ketenagakerjaan datang ke kantor yang beralamat  di Jalan Raya Pahlawan Seribu, Golden Bulevard 2, No 5-6, BSD City, Kota Tangerang Selatan.

 

“Petugas BPJS bilang bahwa PT ALL belum membayar iuran BPJS karyawan dan tunjangan hari tua. Setelah dicek, ternyata pembayaran tidak dilakukan sejak Agustus 2014 hingga Desember 2015,” katanya ketika ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Selasa (29/11/2016).

 

 

Menurut Billy, total karyawan yang dirugikan sebanyak 17 orang. Namun baru dua orang yang melaporkannya ke Polres Tangerang pada 22 Juni 2016 lalu. Diantaranya adalah Lusan J Tanasale, 25, sebagai kapten kapal dan Erlangga Pratama Imran, 32, seorang anak buah kapal (ABK).

 

 

“Kerugian yang dialami berbeda-beda, untuk Lusan sekitar Rp56,5 juta dan Erlangga sekitar Rp26 juta. Karyawan lain belum dihitung kerugiannya, karena banyak data yang harus dicek. Kemungkinan kerugiannya bisa ratusan juta,” katanya.

Billy mengatakan bahwa setelah dilaporkan, kasus ini sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang untuk disidangkan. Adi Kusuma sendiri sudah ditahan di Rutan Jambe, Kabupaten Tangerang dan menjadi terdakwa dengan dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. “Kami berharap terdakwa dijatuhi hukuman setimpal, karena perbuatannya merugikan orang banyak,” tandasnya.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Adi Wicaksana yang menangani kasus tersebut mengatakan,  sidang perdana yang rencana digelar hari ini ditunda karena PN Tangerang belum mengirim penetapan jadwal sidang ke Rutan Jambe, sehingga terdakwa tidak bisa dibawa. “Sidang akan dilakukan Selasa depan,” katanya.

SPORT
Hadapi Bali United, Ini Pesan Pelatih Persita kepada Pemain 

Hadapi Bali United, Ini Pesan Pelatih Persita kepada Pemain 

Kamis, 23 September 2021 | 19:20

TANGERANGNEWS.com-Pelatih Kepala Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro, mengingatkan kepada seluruh pemainnya untuk tidak terlalu percaya diri yang berlebihan dalam laga menghadapi Bali United

KAB. TANGERANG
Bupati Tangerang Beri Penghargaan ke 12 Perusahaan, Ini Daftarnya 

Bupati Tangerang Beri Penghargaan ke 12 Perusahaan, Ini Daftarnya 

Kamis, 23 September 2021 | 22:24

TANGERANGNEWS.com- Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar memberikan penghargaan kepada 12 perusahaan di Kabupaten Tangerang atas kontribusi dan partisipasi perusahaan-perusahaan tersebut

NASIONAL
Waktu Tempuh KA Jarak Jauh Makin Cepat, Gambir-Yogyakarta Jadi 6 Jam

Waktu Tempuh KA Jarak Jauh Makin Cepat, Gambir-Yogyakarta Jadi 6 Jam

Jumat, 24 September 2021 | 10:30

TANGERANGNEWS.com-Waktu tempuh layanan pada 14 rute kereta api semakin dipercepat 24 September 2021. percepatan waktu tempuh ini bisa dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI), karena ditunjang infrastruktur

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin