Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNews.com-Ratusan kepala sekolah SD dan SMP di Kota Tangerang menjalani tes urine di Gedung Puspemkot setempat, Senin (19/12/2016). Tes urine dilakukan sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di dunia pendidikan.
Ketua PGRI Kota Tangerang Jamaludin mengatakan, dalam tes urine ini ada sekitar 339 Kepsek SD Negeri dan 24 Kepsek SMP Negeri di Kota Tangerang. Tes urine dilakukan mendadak tanpa pemberutahuan.
"Jadi hari ini memang kegiatannya sosialisasi penyuluhan narkoba, tapi sekalian kita lakukan tes urine. Mereka tidak tahu, makanya agak kaget juga," katanya.
Dalam kegiatan pihaknya bekerja sama dengan Kesbangpol dan BNN Provinsi. Tujuannya agar kepala sekolah bersih dari narkoba, sehingga bisa menyampaikan bahaya narkoba ke siswa-siswa.
"Kita ingin Kota Tangerang bebas dri narkoba, terutama para pelajar," kata Jamaludin.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten Kombes Pol Heru Februanto mengatakan, sosialisasi dilakukan agar para kepala sekolah tidak terjerumus ke dalam narkoba. Paling tidak, mereka bisa tahu bahaya dan cara mencegahnya.
"Semua orang rawan terjerat narkoba, tidak terkecuali kepala sekolah dan guru. Kalau data pengguna narkoba dari kalangan guru sih kecil, tapi tetap harus diantisipasi," tukasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews