KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNews.com-Ratusan kepala sekolah SD dan SMP di Kota Tangerang menjalani tes urine di Gedung Puspemkot setempat, Senin (19/12/2016). Tes urine dilakukan sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di dunia pendidikan.
Ketua PGRI Kota Tangerang Jamaludin mengatakan, dalam tes urine ini ada sekitar 339 Kepsek SD Negeri dan 24 Kepsek SMP Negeri di Kota Tangerang. Tes urine dilakukan mendadak tanpa pemberutahuan.
"Jadi hari ini memang kegiatannya sosialisasi penyuluhan narkoba, tapi sekalian kita lakukan tes urine. Mereka tidak tahu, makanya agak kaget juga," katanya.
Dalam kegiatan pihaknya bekerja sama dengan Kesbangpol dan BNN Provinsi. Tujuannya agar kepala sekolah bersih dari narkoba, sehingga bisa menyampaikan bahaya narkoba ke siswa-siswa.
"Kita ingin Kota Tangerang bebas dri narkoba, terutama para pelajar," kata Jamaludin.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten Kombes Pol Heru Februanto mengatakan, sosialisasi dilakukan agar para kepala sekolah tidak terjerumus ke dalam narkoba. Paling tidak, mereka bisa tahu bahaya dan cara mencegahnya.
"Semua orang rawan terjerat narkoba, tidak terkecuali kepala sekolah dan guru. Kalau data pengguna narkoba dari kalangan guru sih kecil, tapi tetap harus diantisipasi," tukasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews