Begini Persiapan InJourney Airports Layani Arus Balik di 37 Bandara
Jumat, 4 April 2025 | 13:34
Bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mulai 2 April 2025, memasuki periode arus balik angkutan Lebaran 2025.
TANGERANGNEWS.com -Tim penyidik kasus pembunuhan seorang wanita yang dibunuh di kamar Hotel Flamboyan, Jalan dr Sitanala, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang berhasil mengungkap identitas korban. Korban yang sebelumnya tidak dapat dikenali karena tak ada identitas di tubuhnya diketahui adalah warga Serpong, Kota Tangsel.
"Namanya Casriah usianya 35 Tahun," ujar Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol, Harry Kurniawan, Selasa (17/1/2017).
Dia mengatakan, terkait profesi korban belum dapat bisa diungkapkan. Sebab hal itu masih dalam penyelidikan pihaknya.
"Terkait dengan profesi dan sebagainya masih kami dalami," kata Harry.
Soal dugaan korban sedang hamil, Kapolres mengatakan, pihak RSUD Kota Tangerang masih melakukan visum terhadap jenazah Casriah. "Jadi belum dapat dipastikan," ujarnya.
Rencananya, hasil pemeriksaan dari RSUD Kota Tangerang akan selesai pada siang ini. Seperti diketahui sebelumnya, mayat wanita ditemukan oleh petugas hotel kemarin. Berdasarkan informasi sementara, Casriah datang ke hotel itu untuk bermalam pada hari Minggu (15/1/2017).
Berselang kemudian, sang pria yang diduga teman dekatnya menyusul. Polisi masih memburu keberadaan laki-laki yang dimaksud tersebut. (RAZ)
Bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mulai 2 April 2025, memasuki periode arus balik angkutan Lebaran 2025.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang memastikan pelayanan kesehatan akan kembali beroperasi normal pascacuti bersama Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.
Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.