Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TANGERANGNews.com-Pemerintah Kota Tangerang tahun ini membangun Jembatan Dadang Suprapto, Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Jembatan baru ini didesain unik, sehingga tidak hanya digunakan untuk kendaraan melintas tapi juga untuk masyarakat berkumpul menikmati suasana.
Berdasarkan gambar desain, jembatan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp33,5 miliar ini berbentuk agak menanjak dengan bagian tengah yang lebih tinggi. Selain itu, terdapat atap dan penutup di bagian kiri dan kanan.
“Ya jembatan ini memang didesain agar ada estetikanya supaya terlihat lebih menarik,” kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tangerang Herry C Trunajaya, saat pemasangan tiang pancang pertama jembatan, Senin (23/1/2017).
Menurut Herry, nantinya akan ditambah ruang di bagian tengah jembatan agar bisa digunakan masyarakat untuk bersantai. Hal ini sesuai permintaan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meninjau lokasi.
“Nanti desainnya kita ubah lagi, karena pak wali minta ada tenambahan ruang di pinggri trotoar. Masyarakt bisa nongkrong atau duduk-duduk. Kalau ada even juga digunakan,” katanya.
Jembatan Dadang Suprapto memiliki panjang 115 meter serta lebar 11 meter. Jembatan dibangun dengan anggaran multiyears yang ditargetkan selesai tahun depan.
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TODAY TAGKota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.
Besaran gaji pegawai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak akan disamaratakan. Upah pegawai nantinya ditentukan berdasarkan kemampuan usaha dan pendapatan masing-masing koperasi di daerah.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews