Cara Mendapatkan Saldo Gratis 2026 Lewat Aplikasi Resmi dan Terbukti Membayar
Senin, 2 Maret 2026 | 11:40
Panduan 2026 cara mendapatkan saldo gratis secara aman. Temukan trik klaim dompet digital, aplikasi resmi, dan tips hindari penipuan online.
TANGERANGNews.com- Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang sejauh ini memang terus berkomitmen dalam menjaga serta meningkatkan pelayanan terhadap kebutuhan para pasiennya.
Bahkan, upaya memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan pun, tidak hanya ditujukan kepada para pasien saja, melainkan juga untuk seluruh pengunjung yang tengah berada di RS tersebut, baik itu kerabat ataupun sanak keluarga sang pasien.
Salah satu langkah yang telah dijalankan oleh jajaran managemen rumah sakit plat merah di kota pengusung konsep 'LIVE CITY' (Liveable, Investable, Visitable dan E-City) ini, adalah dengan menyisipkan sebuah fasilitas 'Taman Bermain & Ruang Bacaan Anak' diarea ruang tunggu, dimana lokasinya berada di kawasan Poli Anak dan Poli Kandungan.
Direktur RSUD Kota Tangerang, dr Feriyansyah mengatakan, bila fasilitas 'Taman Bermain & Ruang Bacaan' yang diperuntukan bagi kaum anak dan balita itu, memang merupakan salah satu inovasi penambahan fasilitas terkini di Tahun 2017.
Bahkan, terhitung sejak dioperasikan, area rekreasi dan bermain anak tersebut, memang selalu ramai dikunjungi. Terpantau, beberapa orang anak juga cukup menikmati berbagai kelengkapan permainan yang tersedia, seperti perosotan mini, bongkar pasang serta banyak lainnya.
"Ini merupakan salah satu upaya peningkatan fasilitas pelayanan publik di RSUD Kota Tangerang. Karena kami memang ingin memisahkan ruang tersebut sebagai zona aman bagi para anak-anak (zona non infeksius), dengan tujuan agar pasien anak dapat lebih nyaman serta tidak merasa bosan, saat tengah menunggu orangtuanya melakukan pemeriksaan medis," jelas pria yang akrab disapa Feri ini.
Direktur RSUD termuda diwilayah Provinsi Banten itu juga berkeinginan menghilangkan stigma atau kesan seram dilingkungan rumah sakit, seperti yang kerab dirasakan oleh perasaan si anak.
"Kita ingin berikan yang terbaik, terutama berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan bagi anak-anak, yang mana ketika para anak merasakan adanya kenyamanan, tentunya juga akan dirasakan oleh para orangtua mereka," tandasnya.
Sementara itu, Aliyah Nurhayati (32), salah seorang ibu dari anak yang tengah berada di fasilitas taman bermain ini mengungkapkan, apresiasi atas pelayanan dimaksud. Sebab, kata dia, dirinya tak lagi terlalu mengkhawatirkan akan kerewelan sang anak, bila diajaknya berobat bersama di RSUD.
"Baik sekali adanya area bermain buat anak-anak ini pastinya. Jadi, kita para orangtua, sudah tidak lagi resah kalau anak kita pas rewel atau ngambek karena jenuh disini, kita bisa langsung hibur ke area ini. Dan beberapa kali kondisi itu sudah saya coba, lumayan cukup bikin tenang sih buat si anak, karena ada banyak permainan. Palingan, diawal saja si anak malu-malu, tapi kalau sudah lihat anak lain masuk bermain, dia pasti langsung nimbrung," ucapnya, penuh semangat.
Ibu muda yang mengaku tinggal dikawasan Kecamatan Pinang itu juga berharap, agar pihak managemen RSUD kota Tangerang dapat senantiasa menjaga dan terus mengembangkan inovasi pelayanannya ke arah yang lebih baik lagi.
"Harapan kita sebagai warga masyarakat Kota Tangerang, tidak terlalu muluk-muluk. Yah, semoga kami mendapatkan hak pelayanan terbaik lah, hanya itu saja sudah sangat senang bagi saya dan mungkin mewakili perasaan yang lainnya juga," pungkasnya.
Panduan 2026 cara mendapatkan saldo gratis secara aman. Temukan trik klaim dompet digital, aplikasi resmi, dan tips hindari penipuan online.
TODAY TAGKabar gembira bagi warga Banten! Mulai tahun 2026, perjalanan menuju Tanah Suci bakal jauh lebih ringkas.
Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno wafat pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta.
Kasus campak di Kota Tangerang mengalami peningkatan sejak akhir 2025 hingga awal 2026. Tren kenaikan tersebut terpantau cukup signifikan dan masih fluktuatif setiap minggunya, dengan jumlah kasus mencapai ratusan setiap bulan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews