Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan
Kamis, 3 April 2025 | 14:25
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.
TANGERANGNews.com- Aksi warga Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, yang marah karena pemukimannya dilanda banjir, cepat di respon Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.
Arief R Wismansyah beserta jajarannya pun langsung menyambangi warga diarea pemukiman tersebut.
Tidak hanya itu, Arief juga menyempatkan diri untuk memantau kondisi gorong-gorong yang dipersoalkan warga karena adanya penyumbatan,sehingga air tak dapat mengalir.
"Banjir dikarenakan curah hujan cukup tinggi. Ada sekitar 600 KK yang terkena banjir didalam," ujar Arief. Menurutnya, banjir dikawasan ini, sudah sejak tahun sebelumnya dilakukan penanganan, yakni dengan membangun saluran air.
Namun, hasil pemantauan pihak dinas terkait yang dilakukan menyusul adanya aksi puluhan warga tadi. Dia menyimpulkan bahwa telah ada kontruksi yang patah di dalam saluran air sehingga menyebabkan penyumbatan pada gorong-gorong tersebut.
"Ada tutup yang ambrol, sehingga jadi tersumbat. Dan kami sedang mengambil yang menyumbat itu. Jadi saat ini penanganan kita ya ini sedang kita lakukan perbaikan ini, yang diharapkan dapat cepat selesai," tegasnya.
Meski demikian, Arief mengakui bila persoalan sumbatan gorong-gorong tersebut, baru terdeteksi sekarang. "Ya baru tahu ini, kalau enggak banjir kan kita enggak tahu," pungkasnya.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan dalam ajang 14th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025. Bank ini dinilai berhasil membangun interaksi yang kuat dengan masyarakat
Stadion Indomilk Arena Kabupaten Tangerang menjadi salah satu dari 17 stadion di Indonesia yang diesmikan Prabowo Subianto, Selasa 18 Maret 2025.
Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.