Connect With Us

Banyak Lubang Menganga di Jalan Kota Tangerang

Agus Riyadi (GES) | Selasa, 7 Maret 2017 | 19:00

Jalan di Tangerang. (@tangerangnews 2017 / Raden Bagoes Irawan)


TANGERANGNews.com-Musim hujan menyebabkan sejumlah jalan yang ada di Kota Tangerang menjadi berlubang menganga.  Hal itu pun membuat pengendara r sering menjadi korban kecelakaan.  Salah satunya terlihat di Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, Kota Tangerang.


"Saya sampai pernah terjungkal, saya kira enggak ada lubang. Enggak tahunya tertutup air, jadi enggak kelihatan. Jatuh saya terpental," ujar Anto,35, seraya mengatakan, lokasinya di sekitar 'Maze Mart'.


Untungnya, tambah Anto, dirinya tak begitu kencang saat melajukan sepeda motornya pada waktu kejadian. Sehingga, pria berkacamata yang mengaku tinggal di kawasan Karawaci itu tak sampai mengalami luka.

 "Tapi motor saya rusak dan spionnya patah. Ponsel saya saya pecah dikit karena terpental jatuh dari kantong celana saya," jelasnya.

Kabid Jalan Kota dan Jembatan pada DBMSDA Kota Tangerang, Muhammad Ikhsan mengakui adanya persoalan tersebut. Dia menilai bahwa mayoritas titik jalan dengan kondisi berlubang itu, terjadi di Jalan Provinsi, yang mana penanganannya juga terdapat pada pihak Provinsi Banten.


Meski demikian, tambah dia, hal itu tentu menjadi catatan tersendiri  bagi pihaknya. "Iya memang ada beberapa yang berlubang. Itu jalan-jalan provinsi," pungkasnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Jumat, 4 September 2026 | 22:14

Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).

BANTEN
Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Proyek PSEL Serang Raya Mulai Dibangun Akhir 2026, Kapasitas 1.161 Ton Sampah Per Hari

Senin, 7 September 2026 | 21:04

Gubernur Banten Andra Soni memastikan proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya mulai dibangun pada akhir tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill