Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TANGERANGNews.com-Musim hujan menyebabkan sejumlah jalan yang ada di Kota Tangerang menjadi berlubang menganga. Hal itu pun membuat pengendara r sering menjadi korban kecelakaan. Salah satunya terlihat di Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, Kota Tangerang.
"Saya sampai pernah terjungkal, saya kira enggak ada lubang. Enggak tahunya tertutup air, jadi enggak kelihatan. Jatuh saya terpental," ujar Anto,35, seraya mengatakan, lokasinya di sekitar 'Maze Mart'.
Untungnya, tambah Anto, dirinya tak begitu kencang saat melajukan sepeda motornya pada waktu kejadian. Sehingga, pria berkacamata yang mengaku tinggal di kawasan Karawaci itu tak sampai mengalami luka.
"Tapi motor saya rusak dan spionnya patah. Ponsel saya saya pecah dikit karena terpental jatuh dari kantong celana saya," jelasnya.
Kabid Jalan Kota dan Jembatan pada DBMSDA Kota Tangerang, Muhammad Ikhsan mengakui adanya persoalan tersebut. Dia menilai bahwa mayoritas titik jalan dengan kondisi berlubang itu, terjadi di Jalan Provinsi, yang mana penanganannya juga terdapat pada pihak Provinsi Banten.
Meski demikian, tambah dia, hal itu tentu menjadi catatan tersendiri bagi pihaknya. "Iya memang ada beberapa yang berlubang. Itu jalan-jalan provinsi," pungkasnya.
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TODAY TAGMerasa sehat bukan berarti kadar gula darah dalam tubuh berada dalam kondisi normal. Diabetes melitus dapat berkembang perlahan tanpa menimbulkan keluhan sehingga sering kali diabaikan.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews