Connect With Us

Sopir Angkot yang dikeroyok Driver Ojek Online dirawat di RSUD Kota Tangerang

Agus Riyadi (GES) | Kamis, 9 Maret 2017 | 16:00

Supir Angkot bernama Odang, Korban Kormas Driver Online Alami Luka Dikepalanya, Kamis (09/03/2017) (Tangerangnews / Agus Riyadi (GES))

 TANGERANGNews.com-Korban berjatuhan dari aksi demonstrasi pengemudi angkot di Kota Tangerang yang berujung bentrok dengan driver ojek online secara jelas baru diketahui. Korban tidak hanya dari kubu driver ojek online, tetapi juga dari sopir angkot.

 

“Saya dikeroyok ojek online saat berada di daerah Kisamaun dekat GOR Tangerang,” terang Odang salah seorang sopir angkot jurusan Pasar Anyar, yang tengah menjalani perwatan medis di RSUD Kota Tangerang, hari ini.

 

"Ketika itu, saya masih sempat mengamankan penumpang. Saya harus gendong penumpang saya yang ibu-ibu itu, karena dia ketakutan, jadi saya agak sulit untuk berlari cepat. Sampai akhirnya, saya kena dikeroyok mereka," keluh dia.

 

Odang mengaku dirinya telah mendapat perhatian dari  Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah. Orang nomor satu di Kota Tangerang langsung ini menjenguk korban, dengan didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Saeful Rochman.

PROPERTI
Sumarecon Serpong Catat Penjualan Ruko Premium Capai Rp300 Miliar

Sumarecon Serpong Catat Penjualan Ruko Premium Capai Rp300 Miliar

Rabu, 26 Maret 2025 | 19:59

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) berhasil mencatat penjualan yang sangat baik melalui produk komersial City Hub Commercial, “The Next Level” Workplace dan Commercial Space dari unit bisnis Summarecon Serpong.

BANDARA
Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu

Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu

Jumat, 28 Maret 2025 | 17:59

Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.

NASIONAL
Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Kamis, 3 April 2025 | 14:10

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill