HUT ke-81 RI, Pemkot Tangerang Sediakan Paket Sembako Murah Rp95 Ribuan
Selasa, 21 Juli 2026 | 17:30
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
TANGERANGNEWS.com-Rumah Pintar Nyi Mas Melati sebagai fasilitas edukasi politik untuk masyarakat diluncurkan KPU Kota Tangerang, Kamis (20/4/2018). Fasilitas ini juga ditargetkan dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih terutama pada Pilkada Kota Tangerang 2018.
Rumah Pintar ini berada di Kantor KPUD Kota Tangerang Jalan Nyi Mas Melati, Kecamatan Tangerang. Terdapat tiga ruang yang disediakan untuk mengedukasi masyarakat diantaranya ruang galeri, ruang diskusi, dan studio mini.
Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi mengatakan, peluncuran dan peresmian Rumah pintar ini merupakan sarana dan prasarana yang disiapkan dalam meningkatkan kualitas pendidikan politik dan demokrasi di Kota Tangerang.
“Tiga ruangan yang kami sediakan berbeda dengan rumah pintar lainnya,dan ini yang pertama di Indonesia,” ujar Sanusi.
Nantinya, fasilitas ini dibuka dua kali dalam seminggu untuk masyarakat yakni pada hari Selasa dan Kamis. “Bapak ibu bisa mengajak anak-anak serta pelajar untuk datang ke rumah pintar, belajar dan mengetahui terkait kepemiluan,” ujarnya.
Sementara Ketua KPU Banten Agus Supriyatna mengatakan, di Propinsi Banten peresmian rumah pintar Kota Tangerang ini adalah yang ke enam. Keberadaannya diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih terutama di Kota Tangerang.
”Sebelumnya di Kota Tangerang pada tahun 2013 partisipasinya rendah, maka itu diharapkan dapat meningkat. Apalagi 2018 akan ada Pemilukada Pemkot,” katanya.
Komisioner KPU Pusat Pramono Ubaid Tantowi mengatakan Rumah Pintar ini adalah program KPU Pusat dalam rangka meningkatkan angka partisipasi pemilih,khususnya tahun 2017 ini ditargetkan secara nasional angka pemilih di Daerah mencapai 77,5 persen. “Tiap daerah mengakui target cukup berat namun diharapkan kehadiran rumah pintar dapat meningkatkan partisipasi pemilih,” katanya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
TODAY TAGSetelah penantian selama 25 tahun, perbaikan Jembatan Piano yang menghubungkan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang akhirnya mulai dikerjakan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews