Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah nama disebut-sebut bersedia untuk mendampingi Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam pilkada Kota Tangerang yang akan digelar pada 2018. Tak terkecuali Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi.
Wanita berhijab ini mengaku pihaknya masih belum mendapatkan rekomendasi dari partainya PDIP untuk maju di Pilkada Tangerang.
Selepas Pilgub DKI Jakarta, menurut Suparmi, PDIP akan fokus ke Pilkada Kota Tangerang. Sebagai kader, dirinya pun mengaku siap jika dipercaya untuk mendampingi Arief maju di Pilkada Kota Tangerang di tahun depan.
"Saya siap jika dipercaya mendampingi Pak Arief. Meski saya belum punya pengalaman dieksekutif, saya yakin saya bisa belajar dengan cepat. Seperti saat pertama menjabat Ketua DPRD Kota Tangerang, saya merasa seperti berada di tengah hutan. Tetapi setelah itu saya paham, oh ternyata seperti ini," ujarnya Kamis (27/4/2017).
Sementara Ketua KPUD Kota Tangerang Sanusi Pane mengatakan, meski tahapan Pilkada Kota Tangerang baru dimulai pada Agustus 2017. Namun segala persiapan telah dilakukan. Salah satunya dengan diresmikannya Rumah Pintar KPUD Kota Tangerang.
“Melalui rumah pintar itu, kita akan mulai melakukan sosialisasi Pilkada Kota Tangerang dan segala tahapannya. Rumah pintar ini diharapkan bisa menjaring para pemilih pemula di Kota Tangerang,” katanya.
Untuk Pilkada Kota Tangerang sendiri, pihaknya telah mendapat dana dari APBD Kota Tangerang senilai Rp61 Miliar. Tahapannya sendiri dimulai Agustus mulai dari proses penganggaran, perekrutan PPK/PPS, sampai dengan pencalon calon independen. “Untuk waktu pencoblosannya akan dimulai bulan Juni 2018,” jelasnya.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGDi tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berupaya mempertahankan tingkat kemantapan jalan di wilayahnya agar tetap berada di atas angka 93 persen sepanjang periode 2026 hingga 2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews