Buang Sampah Sembarangan, 48 Warga Tangsel Dihukum Sapu Jalan
Minggu, 18 Januari 2026 | 20:15
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperketat pengawasan terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda Riki Setiawan, nekat berusaha mencuri motor petugas Dinas Perhubungan Kota Tangerang saat mengatur lalu lintas di pintu timur pusat Pemda Kota Tangerang, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Rabu (17/5/2017).
Namun aksinya itu ternyata diketahui korban, Tedi Sagita, 34. Hingga akhirnya dia pun diamankan ke kantor polisi.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani menjelaskan, peristiwa itu terjadi pukul 08.15 WIB. Tedi memarkirkan kendaraan operasionalnya berupa sepeda motor Honda supra Nopol B-6041-CJQ di tepi jalan untuk mengatur lalu lintas yang padat, pagi itu.
"Sepeda motor yang diparkir oleh korban tidak dikunci setang," paparnya.
Riki yang melihat motor itu menganggur di pinggir jalan, langsung mencoba memeriksanya. Merasa pemiliknya tidak ada disekitar, dia langsung mendorong motor tersebut
Ternyata Tedi yang ketika itu sedang mengatur lalu lintas, melihat Riki sedang mendorong sepeda motornya. Tedi pun mengejar pelaku.
"Dia (Tedi) tanya mau motor diapain motor saya, tetapi pelaku mengaku bahwa sepeda motor tersebut miliknya," katanya.
Tedi menyuruh korban membuktikanya dengan mengeluarkan STNK. Namun pelaku malah mengeluarkan STNK motor yang berbeda. Akhirnya pelaku dibawa ke Polsek Tangerang.
"Dia diancam pasal Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun," ujar Triyani.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperketat pengawasan terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan.
TODAY TAGKetua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews