200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak
Senin, 2 November 2026 | 22:39
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TANGERANGNEWS.com - Pasca bentrok dua kelompok pemuda di Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang Sabtu (3/6/2017) lalu, kondisi pasar terbilang kondusif. Pedagang berjualan seperti biasanya dan aktivitas jual beli lainnya pun berjalan lancar, Rabu (7/6/2017). Pihak kepolisian pun telah memasang spanduk himbauan untuk saling rukun di lokasi.
Syamsudin, security di Pasar Tanah Tinggi mengatakan, stabilitas keamanan di lingkungan pasar pasca bentrok aman dan lancar terlihat dari pedagang yang memulai aktivitas seperti biasanya, begitu pun dengan para kuli panggul. "Kondisi pasar aman, karena pihak kepolisian cepat dalam bertindak, sehingga cepat kondusif juga," katanya kepada TangerangNews.com, Rabu (7/6/2017).
Pernyataan senada dari Didi Darmawan seorang kuli panggul yang sudah 15 tahun bekerja di Pasar Tanah Tinggi. Menurutnya kejadian bentrok sering sekali di pasar tersebut. Meskipun pihak kepolisian telah melakukan tindakan dengan menangkap para pelaku.
"Kadang tiap tahun ada aja bentrok, tapi saya dan temen-temen percayakan semuanya pada pengurus bisa mengatasinya sama petugas," ungkapnya.
Didi berharap agar peristiwa ini jangan terjadi kembali, agar pasar menjadi aman dan pedagang serta pembeli semakin nyaman datang ke Pasar Tanah Tinggi ini. Selain itu dia meminta agar Pemerintah Kota Tangerang bisa lebih meningkatkan keamanan di lokasi ini.
"Saya berharap agar bisa aman aja. Ya walaupun kita sering mengalami kondisi begini. Bisa saja kami kerja saat bentrok terjadi, tapi apa mungkin,"tutupnya.
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TODAY TAGSebuah gardu dan tiang listrik di pinggir jalan Perumahan Taman Mangu, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, tiba-tiba mengeluarkan percikan api, meledak, hingga ambruk menimpa sebuah rumah warga, pada Minggu 1 November 2026 malam.
Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah jemput bola dengan membagikan kupon lapak relokasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews