Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta
Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TANGERANGNEWS.com – Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ajak warga agar bisa mengamalkan ilmu yang didapat di majelis taklim dalam kehidupan sehari-hari.
"Coba bayangkan bila setiap anggota majelis taklim mengajak keluarganya atau anaknya untuk bisa membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya. Masalah lingkungan di Kota Tangerang Insya Allah akan terselesaikan," katanya saat memberikan sambutan acara majelis taklim di Masjid Sari Asih, Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (11/6/2017).
Menurut Arief, Majelis Taklim harus bisa menggerakkan umat untuk bisa ikut dalam perubahan dalam pembangunan di Kota Tangerang agar lebih baik, maju dan bersih.
"Masa iya yang jutaan aja bisa tertib ini ya kita pengajian di rumah yang diikuti paling banyak seribu enggak bisa jaga kebersihan," tegasnya.
Dalam sambutannya Arief juga berpesan agar para jamaah agar mengmalkan Al Quran dan Sunah dalam kehidupan sehari-hari. "Ini bisa dimulai dari kita. Kita ajarin anak kita, ubah anak kita, ubah suami istri kita, sampai kota ini bisa jadi rapih dan bersih," ungkapnya.
Arief juga memaparkan terkait kerja-kerja Pemkot Tangerang selama ini, tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Selama tiga tahun terakhir ini, diketahui Pemkot Tangerang mempunyai aplikasi Tangerang Live yang menjadi harapan bisa melakukan pembenahan di berbagai bidang.
"Ucapa terima kasih dari masyarakat, yang bilang terima kasih e-KTP saya sudah jadi, atau terima kasih anak saya sudah punya akta, itu lebih berharga bagi saya dari sekedar ratusan atau ribuan penghargaan yang telah diterima," tutupnya.(RAZ)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TODAY TAGTahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.
Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews