Driver Ojol Menangis di Polsek Kelapa Dua, Jadi Korban Penipuan Orderan Fiktif
Rabu, 2 April 2025 | 12:33
Seorang Driver Online menangis saat di kantor Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada dini hari, Selasa 2 April 2025.
TANGERANGNEWS.com-Sekertaris Kelurahan (Sekel) Sukajadi, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Uji muziatun, 52, menjadi korban penjambretan di depan RS Sari Asih Karawaci, Jalan Imam Bonjol, Jumat (16/6/2017) malam. Dalam peristiwa itu kepala korban bocor akibat terjatuh saat mempertahankan tasnya.
Peristiwa itu terjadi sekitar Pukul 23.00 WIB. Ketika itu korban bersama suaminya yang berboncengan sepeda motor baru tiba di depan RS Sari Asih. Tiba-tiba korban dipepet dua pelaku penjambret yang menggunakan sepeda motor.
Pelaku yang dibonceng langsung menarik tas korban. Namun korban berusaha mempertahankannya sehingga terjadi tarik menarik. Saat korban melawan, pelaku semakin menarik tasnya dengan kencang, sehingga korban jatuh hingga mengalami luka cukup parah di kepala. Lalu pelaku melarikan diri membawa tas korban.
Korban langsung dibawa ke ruang UGD RS Sari Asih karena kepalanya luka cukup parah hingga mengalir darah. Korban kehilangan tas berisikan satu buah HP, dua surat penting dan sejumlah uang yang belum diketahui jumlahnya.
Kanit Reskrim Polsek Karawaci AKP Nurjawa membenarkan peristiwa penjambretan dengan korban Uji Muziatun yang menjabat sebagai Sekel Sukajadi. “Iya benar, kita sedang kembangkan kasus ini,” katanya.
Peristiwa naas yang dialami Uji pun mendapat perhatian dari Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah. Dia sempat menjenguk korban di RS Sari Asih, Sabtu (17/6/2017) siang. “Pak wali datang sekitar pukul 11.00 WIB. Dia merasa prihatin atas kasus ini dan berdoa semoga Bu Sekel dapat diberikan kesehatan kembali,” kata Kabag Humas Pemerintah Kota Tangerang Felix Mulyawan.(RAZ)
Seorang Driver Online menangis saat di kantor Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada dini hari, Selasa 2 April 2025.
Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan daftar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA), yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) bagi peserta didik sekolah.