Connect With Us

Arief dan Sachrudin Bersaing Dapatkan Rekom PDI Perjuangan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 11 Juli 2017 | 18:00

Logo PDIP (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tangerang menunggu keputusan dewan pimpinan pusat (DPP) terkait rekomendasi bakal calon pada Pilkada 2018. Dari beberapa nama yang diusulkan ke DPP, dua diantaranya adalah calon yang dianggap kuat yakni Arief R Wismansyah dan Sachrudin.

"Ada 16 nama yang sudah kita serahkan ke DPP PDI Perjuangan sebelum lebaran kemarin. Diantara nama-nama yang kami serahkan mulai dari Sachrudin, Suparmi, Arief dan Hudaya," kata Gatot Wibowo, Sekretaris DPC PDI Perjuangan saat ditemui di kediamanannya, Senin (10/7/2017).

Nanti nama-nama tersebut akan ditentukan oleh DPP PDI Perjuangan sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang yang didukung oleh partainya.

"Biasanya, rekomendasi bakal calon tersebut akan ditentukan oleh hasil survei dari Lembaga Survei Independen yang disewa oleh partai. Namun semuanya merupakan kewenangan dari DPP PDI Perjuangan," katanya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang ini melanjutkan, pihaknya saat ini juga sedang melakukan komunikasi politik dengan partai lainnya. Namun, masih dalam tahap penjajakan politik.

"Meskipun secara kursi, kami mampu mengusung sendiri bakal calon pada Pilwakot Tangerang, namun kita tentunya perlu melakukan koalisi dengan partai lain," pungkasnya.(RAZ)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill