Driver Ojol Menangis di Polsek Kelapa Dua, Jadi Korban Penipuan Orderan Fiktif
Rabu, 2 April 2025 | 12:33
Seorang Driver Online menangis saat di kantor Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada dini hari, Selasa 2 April 2025.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan peserta ospek SMP Bina Insani Gondrong, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang terluka terkena ledakan tabung balon gas, Rabu (19/7/2017).
Muradih, pedagang makanan di dekat lokasi kejadian menceritakan peristiwa itu terjadi pada Pukul 07.30 WIB, di depan toko air isi ulang di Jalan H Mansyur, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Pinang, dekat SMP Bina Insani.
"Tiba-tiba aja ada suara ledakan dari sana. Saat itu banyak siswa yang sedang beli balon, saya kurang tahu jumlahnya, kayanya sih belasan orang, tapi yang palih parah tukang balonnya. Luka berat di kakinya " katanya.
Muradih, menambahkan memang tiap tahun biasanya menjelang akhir masa orientasi siswa banyak tukang balon yang berjualan di sana.
"Cuma baru kali ini aja ada kejadian seperti ini, kami juga tidak mengetahui persis seperti apa kejadian bisa meledak," katanya.
Salah seorang guru SMP Bina Insani yang enggan menyebutkan namanya membenarkan bahwa ada beberapa siswa dari sekolah Bina Insani Gondrong yang terluka saat kejadian meledaknya tabung milik penjual balon gas.
"Saat ini para korban sedang di bawa ke Rumah sakit Usada Insani dan Rumah Sakit Mulya Pinang," katanya.
Guru tersebut juga mengatakan bahwa banyak orang tua yang langsung mendatangi sekolah karena khawatir anaknya menjadi korban.
"Karena menurut para orang tua mereka mendapatkkan kabar bahwa meledaknya di dalam sekolah. Padahal itu jauh dari lokasi sekolah,"pungkasnya.(RAZ)
Seorang Driver Online menangis saat di kantor Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada dini hari, Selasa 2 April 2025.
Di balik cahaya lampu yang menyala di rumah, masjid, dan jalanan saat Hari Raya, ada sosok yang rela meninggalkan kebersamaan dengan keluarga demi menjaga keandalan listrik.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.
Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.