Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sekolah Dasar Negeri (SDN) 15 Kota Tangerang, di Jalan Jenderal Sudirman, Babakan, dibobol maling, Minggu (30/7/2017). Sejumlah peralatan elektronik raib dibawa pelaku dengan kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah.
Heriyanto, penjaga sekolah mengatakan, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 09.00 WIB, saat dia hendak membuka ruang kelas. Dirinya mendapati tralis lab komputer sudah dalam keadaan rusak.
"Saat dicek ternyata terlihat kaca pecah dan tralis udah dirusak, lihat dapur ada jejak sepatu sampai lab komputer. Kemungkinan pelaku masuk saat malam hari," katanya.
Sementara Budi Hartono, penanggung jawab Lab Komputer mengatakan, pada kasus pencurian ini, pihak sekolah kehilangan dua proyektor infocus, satu handycam dan satu laptop.
"Memang derah sekitar tergolong rawan. Karena labnya baru, jadi kita belum pasang CCTV di sana, kami belum pikirkan sejauh itu," katanya.
Budi mengatakan, akibat pencurian ini tidak menganggu kegiatan belajar mengajar. Hanya untuk saat ini kami belum ada praktik komputer saja.
"Pagi tadi sudah dibuat laporan ke kepolisian dan ke Dinas Pendidikan. Saat ini kita sedang menginventarisir barang-barang yang hilang," pungkasnya.(RAZ)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews