Connect With Us

Disperindag Kota Tangerang Latih Ibu Rumah Tangga Bisnis Kuliner

Advertorial | Senin, 14 Agustus 2017 | 17:00

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang mengelar kegiatan Pelatihan Keterampilan Pembuatan Makanan Olahan, di Kelurahan Priuk Jaya, Kecamatan Priuk, Senin (14/8/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Program peningkatan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu perhatian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang. Hal ini dilakukan mulai dari kelompok masyarakat kecil yakni keluarga, di mana ibu rumah tangga menjadi sasarannya.

Untuk itu, Disperindag mengadakan Pelatihan Keterampilan Pembuatan Makanan Olahan Bagi Anggota Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera(P2WKSS) di Kelurahan Priuk Jaya, Kecamatan Priuk, selama tanggal 8 hingga 10 Agustus 2017.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan tambahan keterampilan bagi ibu rumah tangga, agar yang bersangkutan dapat menjalankan bisnis industri rumah tangga di bidang makanan dan minuman, guna meningkatkan pendapatan keluarganya,” kata Kabid Industri Disperindag Kota Tangerang Wawan Kuswanto, Senin (14/8/2017).

Menurut Wawan, kegiatan ini diikuti oleh 60 ibu rumah tangga dari Kelurahan Priuk Jaya. Sementara narasumber atau instruktur  kegiatan didatangkan dari SMK 3 Kota Tangerang. Adapun keterampilan pembuatan  makanan olahan yang diajarkan diantaranya pembuatan manisan buah, aneka sirup, saos, aneka kue basah dan kue kering, nugget dan cara pengemasannya.

indag

Berpose bersama Anggota Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera(P2WKSS).

“Selain itu, kaum ibu juga diajari tata cara produksi makanan/minuman yang bersih dan sehat sesuai standart Halal dan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT),” katanya.

Kuswanto menambahkan, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Pemkot Tangerang untuk secara terus menerus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Kota Tangerang. “Dengan memiliki keterampilan pengolahan makanan, kaum ibu dapat menjalankan usaha di rumahnya sehingga perekonmian keluarganya meningkatkan,” katanya.(RAZ)

KOTA TANGERANG
Nyaris Merembet ke Pabrik Kimia, Kebakaran Pabrik Oli Bekas di Cibodas Padam Setelah 5 Jam

Nyaris Merembet ke Pabrik Kimia, Kebakaran Pabrik Oli Bekas di Cibodas Padam Setelah 5 Jam

Rabu, 4 November 2026 | 19:34

Kebakaran hebat yang melanda gudang penyimpanan sekaligus pengolahan limbah oli bekas di Jalan Kali Sabi, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu dini hari 4 November 2026, nyaris merembet ke pabrik kimia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill