Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Dengan alasan lampu merah justru sebagai salah satu penyebab kemacetan di Kota Tangerang, kini Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berencana mengurangi lampu merah di setiap persimpangan jalan yang ada di Kota Tangerang. Sebab, menurutnya, kemacetan sering terjadi di beberapa ruas jalan utama Kota Tangerang yang ada lampu merahnya. Baca Juga : Gembos Ban Urai Kemacetan di Tangerang
"Jadi sebenarnya bikin macet juga lampu merah. Ya akan dikurangi, dan perbanyak looping-looping system serta fly over dan underpass," kata Arief, Senin (2/10/2017). Arief menjelaskan, ada lampu merah yang mencapai tiga menit atau 180 detik. Hal itu tentu tidak sebanding dengan lampu hijau yang hanya sebentar, bahkan di bawah 50 detik.
Adapun looping system yang dimaksud Arief saat ini sedang disiapkan untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas di Jalan KH Hasyim Ashari, Ciledug, terutama untuk kendaraan yang mengarah ke Jakarta dari Tangerang maupun sebaliknya.
"Kami masih kaji apakah rencana ini bisa efektif, dimulai dari yang di Ciledug itu. Kalau efektif, akan kami evaluasi terus dan diberlakukan sambil merencanakan pembangunan fly over dan underpass untuk lima tahun ke depan," tutur Arief. (DBI/DBI)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSebanyak 6.700 pelari meramaikan Gemilang KORPRI Night Run 2026 di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews