Connect With Us

Gudang Elpiji di Ciledug Tangerang Meledak Terbakar

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 2 Oktober 2017 | 22:00

Gudang Elpiji di Ciledug Tangerang Meledak Terbakar (@TangerangNews.com 2017 / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Gudang Elpiji di Pondok Rajeg,  Karang Tengah Permai, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang meledak dan terbakar pada Senin (2/10/2017) malam. Diduga penyebab ledakan karena adanya penyulingan gas ilegal.

Suara ledakan tampak terdengar beberapa kali, meski dari kejauhan. Hal tersebut dikatakan oleh Jamal Alail saksi mata di sekitar lokasi. Menurut dia, petugas pemadam dari Jakarta Barat sudah berada di lokasi. Tetapi terlihat hanya satu armada.

 

 oks

“Sebelumnya meledak, terus api membesar, lanjut suara ledakan lagi. Saya enggak tahu apa penyebab kebakarannya,” tulis Jamal Alail.

Hingga sekitar pukul 10.58 WIB, api belum berhasil dijinakan oleh petugas pemadam kebakaran. “Petugas belum berhasil memadamkan api-nya,” ujar Ros. Hingga kini kerugian akibat peristiwa tersebut belum dapat ditaksir. Sedangkan kasusnya sendiri ditangani Polsek Ciledug. (DBI/DBI)

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill