Connect With Us

5 Korban Kebakaran Dirujuk ke RSU Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 27 Oktober 2017 | 12:00

Para awak media menunggu informasi korban kebakaran yang di bawa ke RSU Kabupaten Tangerang, Jumat (27/10/2017). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Sedikitnya 5 korban kebakaran yang dirawat di RSIA BUN  Kosambi bakal di rujuk ke RSU Kabupaten Tangerang, Jumat (27/10/2017). Kelimanya dirujuk karena miliki luka bakar didaerah vital.

Hingga saat ini, sedikitnya ada 7 korban yang telah dirawat di RSU Tangerang. Mereka korban ledakan mercon yang mengalami luka bakar cukup serius.

Ketujuh korban tersebut, diantaranya 5 berjenis kelamin perempuan dan 2 berjenis kelamin laki-laki. Selanjutnya, 4 korban dirawat diruang ICU dan 3 korban dirawat bedah biasa (stabil).

Mereka rata-rata mengalami luka bakar dibagian tubuh dan wajah, dan salah seorang diantara berusia di bawah umur dalam kondisi kritis.

"Di kita ada korban umurnya 15 tahun kritis di ICU, 60 persen luka bakar," kata Yudi Humas RSU Tangerang.

Kemudian, sebanyak 5 korban yang saat ini sedang dirawat di RSIA Bun akan dirujuk ke RSU Tangerang karena mengalami luka bakar didaerah vital seperti wajah dan alat kelamin. Oleh karena itu mereka perlu perawatan khusus.

"Ada 5 pasien dari RUSIA Bun, 4 perempuan dan 1 laki-laki. Kemungkinan luka berada daerah vital dan perlu perawatan khusus," tambah Yudi.

Hingga pukul 11.40 WIB, Kelima korban tersebut masih dalam perjalanan menuju RSU Tangerang.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Memanas, Perbatasan Tangerang Dijaga Ketat Kepolisian

Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Memanas, Perbatasan Tangerang Dijaga Ketat Kepolisian

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:10

Polresta Tangerang memperketat pengamanan di sejumlah titik perbatasan wilayah hukumnya, guna mengantisipasi dampak aksi unjuk rasa di DPR RI, Jakarta, pada Kamis 27 Agustus 2026 malam.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill