Connect With Us

Satu Lagi Korban Ledakan Pabrik Petasan yang Dirawat di RSUD Tangerang Tewas

Dena Perdana | Senin, 30 Oktober 2017 | 15:00

Atin Puspita, 32, Korban ledakan pabrik petasan di Kosambi akhirnya tewas setelah sempat dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang, Minggu (29/10/2018). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Satu korban ledakan pabrik petasan di Kosambi yang sempat dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang tewas, Minggu (29/10/2018). Tewasnya korban bernama Atin Puspita, 32, ini menambah deretan korban nyawa pada peristiwa memilukan tersebut, yang kini berjumlah 49 orang.

“Korban meninggal pukul 22.00 WIB saat perawatan di ICU, akibat luka bakar 75 persen di tubuhnya. Paling parah memang di berbagai organ vital seperti area pernafasan, dadanya atau seluruh tubuhnya,” kata Humas RSUD Tangerang Yudi, Senin (30/10/2017).

Sebelumnya, kata Yudi, korban Atin datang pertama kali dari RS BUN bersama dengan korban lain, yakni Nurhayati yang sudah lebih dulu meninggal dunia. Atun juga sudah mendapat penanganan operasi beberapa hari lalu dan kemudian mendapat perawatan kembali ke ruang ICU. Namun ternyata nyawanya tidak tertolong.

“Kini, jenazah almarhumah sudah dibawa oleh keluarga ke daerah asalnya di Pekalongan. Sejak jam 8 pagi," ujarnya.

Hingga kini, korban tewas akibat insiden ledakan dan kebakaran hebat pabrik petasan milik di PT Panca Buana Cahaya Sukses pada Kamis (26/10/2017) lalu itu sudah mencapai 49 orang. Sementara sisanya atau sebanyak 27 karyawan lain masih mendapat perawatan intensif di RSUD Tangerang, RS BUN Kosambi dan RS Mitra Husada.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill