Connect With Us

Pemkot Tangerang Akan Bangun Landmark Pertunjukan Video Mapping

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 12 November 2017 | 14:00

Para remaja mengikuti Workshop Film dan Foto yang menjadi bagian dari Festival Visual Kota Tangerang, di Ruang Akhlakul Karimah. (@TangerangNews.com / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang berencana membuat Landmark baru berupa Video Mapping yakni berupa petunjukkan video yang diproyeksikan ke sebuah gedung sebagai layarnya. Nantinya Video Mapping ini akan dijadikan sebagai sarana hiburan dan edukasi masyarakat Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan bahwa Video Mapping tersebut rencananya akan dibangun di Pusat Pemerintah (Puspem) Kota Tangerang. Namun pihaknya belum bisa menyebutkan kapan mulai realisasinya.

"Jadi nanti bisa jadi Landmark, Malam Minggu kan suka ramai orang nongkrong di Puspem, dari pada bengong mereka kita kasih edukasi lewat film dalam bentuk Video Mapping, nanti materinya bisa tentang sejarah Kota Tangerang, Budayanya dan potensinya," jelasnya usai membuka Workshop Film dan Foto di Puspem, Sabtu (11/11/2017).

Untuk itulah, kata Arief, workshop yang diinisiasi oleh Bagian Humas bekerjasama dengan Komunitas Fotografer Taman Potret ini menjadi ajang yang tepat bagi para peserta untuk belajar mengenai pembuatan suatu karya visual yang menarik dan juga layak jual, terlebih peserta workshop juga diajarkan tehnik video mapping yang saat ini sedang ngetrend.

“Jadi nanti peserta workshop bisa langsung mempraktekkan ilmunya,” katanya.

Arief juga mengatakan, jika para peserta workshop bisa menguasai video mapping nantinya bisa menghasilkan uang dan diharapkan mereka menjadl Digital Artpreneur.

“Bikin video mapping itu tidak murah durasi 15 menit saja bisa mencapai Rp50-100 Juta, makanya kalau para peserta workshop nanti bisa menguasai ini bisa jadi hal yang menghasilkan," terangnya.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

TANGSEL
420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

Senin, 2 November 2026 | 09:50

Sebanyak 420 pelanggaran lalu lintas tercatat selama enam hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill