Program MBG Berpotensi Merugi Rp1,27 T Per Pekan Gegara Makanan Terbuang
Rabu, 25 Februari 2026 | 14:55
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TANGERANGNEWS.com - Pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur berinisial Dah, 63, mengaku mempunyai tingkah laku seperti wanita dan kerap menggunakan pakaian wanita sejak kecil.
Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley Silalahi mengungkapkan, Dah mempunyai seorang istri dan tiga anak. Kendati begitu, istrinya selama ini tidak bisa menyanggupi permintaan ranjang Dah.
"Tersangka memang punya istri punya anak, tetapi istrinya sudah tak bisa menyanggupi permintaan suaminya," kata Harley, di Mapolres Metro Tangerang, Selasa (6/3/2018).
Dah, menjalani usaha bisnis rental game PlayStation (PS) milik anaknya. Sejak kecil, Dah mempunyai tingkah laku seperti wanita. Dia juga kerap kali mengenakan pakaian wanita.
"Pelaku termasuk korban juga, bahwa dia dulunya juga ada sedikit kelainan, adalah senang menggunakan pakaian wanita dan sering seperti perempuan. Seiring waktu berjalan ada ketertarikan terhadap sesama jenis dengan sesama laki-laki," ungkap Harley.
Hal itu juga disampaikan oleh Dah. Ia tak mengelak, bahwa dirinya memiliki keterkaitan terhadap sesama jenis untuk memenuhi kebutuhan seksualnya.
"Jadi saya aja jarang berhubungan dengan istri, dulu sering dari kecil pakai baju cewe. Tetapi terus terang saja saya mau jadi laki-laki sejati," kata Dah.
Dah mengungkapkan penyesalannya bahwa telah melakukan tindak pencabulan terhadap para korbannya.
"Saya lakuin ini (pencabulan) sejak disuruh jagain PS. Ini usahanya punya anak. Anak saya ada tiga. Saya minta maaf untuk semuanya, saya menyesal telah melakukan hal ini," ungkap Dah.(RAZ/HRU)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi mengalami kerugian akibat makanan terbuang mencapai Rp1,27 triliun setiap pekan.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi melarang truk tambang melintas di sejumlah ruas jalan yang akan dilakukan perbaikan. Kebijakan ini merespons rentetan kecelakaan lalu lintas hingga menghilangkan nyawa akibat jalan rusak.
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews