Connect With Us

Linmas Jadi Pamsung TPS Pilkada Kota Tangerang 2018

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 13 Maret 2018 | 14:00

Kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan Anggota Linmas yang diinisiasi oleh Satlinmas Satpol PP Kota Tangerang di aula Kecamatan Tangerang, Selasa (13/3/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Anggota perlindungan masyarakat (Linmas) atau biasa disebut hansip desa, akan ditugaskan menjadi pengamanan langsung (Pamsung) di tempat pemilihan suara (TPS) pada Pilkada Kota Tangerang 2018.

Untuk itu, ratusan hansip yang berada di lingkungan Kecamatan Tangerang dan Kecamatan Cibodas pun mengikuti kegiatan pembinaan dan penyuluhan yang diinisiasi oleh Satlinmas Satpol PP Kota Tangerang di aula Kecamatan Tangerang, Selasa (13/3/2018).

Kabid Linmas Satpol PP Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, kegiatan pembinaan dan penyuluhan ini memang rutin diselenggarakan disetiap tahunnya. Namun kegiatan kali ini sangat berbeda dan spesial.

Sebab, Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi Pane dan Ketua Panwaslu Kota Tangerang turut dihadirkan untuk memaparkan sejumlah materi yang wajib dipahami para hansip desa yang akan disiapkan menjadi anggota pamsung di tiap-tiap TPS.

"Jadi seluruh anggota linmas yang hadir ini akan dijadikan sebagai pamsung di Pilkada 2018. Dengan kegiatan ini berharap mereka mempunyai pengetahuan yang cukup dalam membantu penanganan Pilkada sebelum bertugas nanti," katanya saat ditemui TangerangNews, Selasa (13/3/2018).

Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi Pane memberikan persuasif kepada orang linmas yang hadir ini. Sanusi mengajak para hansip untuk bisa ikut serta dalam mensosialisasikan masyarakat di lingkungannya agar datang ke TPS pada 27 Juni 2018 mendatang.

"Kasih tahu juga masyarakat di lingkungan mu tentang kewajiban memilih pada pilkada. Ajak masyarakat untuk datang ke TPS mereka," kata Sanusi.

Ketua Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim menjelaskan lebih jauh mengenai tugas pokok dan fungsi dalam menjalankan kewajiban sebagai seorang pamsung di TPS. Menurutnya, pengamanan di tiap-tiap TPS harus dengan diimplementasikan dengan sungguh-sungguh.

Tugas seorang pamsung pun sangat vital bagi keberlangsungan pemilu. Sebab, para pemilih yang datang ke TPS nanti akan bertemu lebih dulu dengan Pamsung. Sehingga harus bisa mencermati dan mencocokkan kertas undangan pencoblosan (C6) yang dibawa oleh pemilih.

"Pengamanan pelaksanaan di TPS memang harus benar-benar tertib. Tidak ada lagi penggunaan C6 yang dimanfaatkan oleh orang lain. Kesalahan yang bersifat administratif juga tidak boleh terjadi. Hal-hal seperti ini mesti dipersiapkan dan harus digalakkan untuk mereka yang akan melakukan pengamanan di TPS," ucap Agus.(RAZ/HRU)

BISNIS
Ladang Cuan Baru, Anak Muda Tangerang Didorong Manfaatkan Affiliate Marketing

Ladang Cuan Baru, Anak Muda Tangerang Didorong Manfaatkan Affiliate Marketing

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Pesatnya pertumbuhan ekosistem ekonomi digital di Indonesia membuka lebar keran peluang baru bagi masyarakat untuk mendulang penghasilan.

BANTEN
Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:27

Sejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill