Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Heri, kepala keluarga yang rumah kontrakannya longsor di Kampung Dukuh Gang H Sanif RT 01/03, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, mengalami luka-luka.
Ia menjadi korban longsor karena berusaha menyelamatkan istrinya Sari, serta tiga anak perempuannya, Dipa, Rima dan Sarah. Tangan kiri Heri mengalami luka lecet. Kaki kanannya pun terpincang-pincang.
"Korbannya saya sendiri. Nih liat saja tangan dan kaki saya," ujar Heri saat ditemui TangerangNews.com, Rabu (4/4/2018).
Heri mengungkapkan, pada saat sebelum peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, ia baru saja memejamkan matanya. Sementara istri dan tiga anaknya sudah mulai beraktivitas.
"Anak-anak mau pada berangkat sekolah. Longsor langsung terjadi dan saya langsung menyelamatkan keluarga," ujarnya.
Kendati keluarganya selamat, Heri pun sempat tergelincir bersamaan dengan dinding yang runtuh.
"Ya memang saya jatuh, tapi nggak apa-apa yang penting keluarga," ungkapnya.
Setelah itu, Heri pun tidak dibawa ke rumah sakit. Menurutnya, luka yang dialaminya cukup ringan dan bisa dipikulnya.(RAZ/HRU)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Ratusan pelajar bersama warga tumpah ruah mengikuti Karnaval Seni dan Budaya dalam rangka HUT ke-33 Kota Tangerang sekaligus pembuka rangkaian Gebyar Ramadan Kariim Al-Ittihad di kawasan Pasar Lama hingga pelataran Masjid Agung Al-Ittihad
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews