Connect With Us

PN Tangerang Mendadak Dipadati Massa FPI

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 12 April 2018 | 13:00

Massa Front Pembela Islam (FPI) memadati Pengadilan Negeri (PN) Tangerang di Jalan TMP Taruna, Sukasari, Kota Tangerang, Kamis (12/4/2018). (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Ratusan massa yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) memadati Pengadilan Negeri (PN) Tangerang di Jalan TMP Taruna, Sukasari, Kota Tangerang, Kamis (12/4/2018).

Ratusan massa yang kompak mengenakan pakaian serba putih tersebut telah berkumpul sekira pukul 10.30 WIB.

Tenyata kedatangan mereka yang menyesaki PN Tangerang untuk mengawal jalannya persidangan  lanjuta kasus penistaan agama Islam, atas tersangka Abraham Ben Moses alias Saifuddin Ibrahim, 52.

Setelah sidang sebelumnya terkait keterangan saksi dari Abraham Moses pada beberapa waktu lalu, kini sidang kembali digelar dengan agenda mendengarkan saksi ahli atas kasus tersebut.

Wabid DPW FPI Kota Tangerang Ahmad menuturkan, pihaknya akan terus mengawal persidangan kasus penistaan agama Islam ini.

"Kami akan terus kawal proses jalannya sidang. Siapapun yang menistakan agama Islam harus ditangkap," ujarnya.

Banyaknya massa aksi yang datang mengawal sidang membuat penjagaan di PN Tangerang diperketat.

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono mengatakan, sebanyak 150 personil bersenjata lengkap telah disiagakan di PN Tangerang untuk mengamankan jalannya persidangan itu.

"Untuk personil kita tempatkan dibeberapa titik yakni, luar pengadilan, ruang sidang dan lorong. Personil senjata lengkap juga kita siagakan di titik titik tertentu," katanya.

Pihak kepolisian pun melakukan pemeriksaan barang bawaan para pengunjung terutama pada massa yang melakukan pengawalan sidang.

Ewo menuturkan persidangan akan dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan memprediksi bahwa jumlah massa yang mendatangi gedung bertingkat 5 ini sebanyak 150 massa aksi dan diharapkan dapat menjaga kondusifitas wilayah.

"Pemeriksaan barang bawaan juga identitas kita lakukan supaya mengamankan jalannya sidang," ucap Ewo.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, Abraham didakwa telah menista agama Islam dengan menghina Nabi Muhammad SAW melalui media sosial.

Abraham merupakan pria kelahiran Jakarta. Dia tinggal di Buaran Indah, Cipondoh, Kota Tangerang. Di kediamannya ini, dia ditangkap pihak kepolisian atas kasus ujaran kebencian tersebut.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Pemuda Masjid di Tangsel Dibekali Keterampilan Coding dan Konten Digital

Pemuda Masjid di Tangsel Dibekali Keterampilan Coding dan Konten Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:41

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar program pelatihan keterampilan digital bagi kalangan pemuda masjid.

HIBURAN
BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 | 20:26

Fame Hotel Gading Serpong menawarkan paket staycation untuk menyambut Tahun Baru 2027 dengan harga mulai Rp899.999.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill