Connect With Us

Sedang Rapat di Kecamatan, Mobil Lurah Sangiang Dibobol Pencuri

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 20 April 2018 | 13:00

Mobil jenis Grand Livina bernopol B-1556-BKH milik Lurah Sangiang Jaya H Musa dibobol kawanan pencuri di kantor Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Jumat (20/4/2018). (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Lurah Sangiang Jaya H Musa mendapatkan peristiwa mengejutkan sesaat dirinya sedang mengikuti kegiatan rapat di kantor Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Jumat (20/4/2018).

Mobil jenis Grand Livina bernopol B-1556-BKH miliknya yang sedang terparkir di halaman Gedung Olahraga (GOR) setempat dibobol pencuri.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kaca mobil pada bagian kanan hancur. Sementara, dua buah tas yang ada di dalam mobil berwarna hitam itu hilang.



Anggota Karang Taruna Kelurahan Periuk Jaya Viky Nugraha mengatakan, memang orang nomor satu di Kelurahan Sangiang Jaya tersebut sedang melaksanakan rapat.



"Jadi Pak Lurahnya lagi rapat di Kecamatan tapi mobilnya diparkir di GOR," ujarnya kepada TangerangNews.com.

Namun, sesaat kegiatan rapat usai dan lurah hendak menuju kendaraan miliknya, mobilnya pun dalam keadaan sudah dibobol.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf belum bisa membeberkan lebih jauh mengenai peristiwa ini. Sebab, pihaknya sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. "Unit sedang cek tempat kejadian perkara," katanya.(RAZ/RGI)

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill