Connect With Us

Samsat Cikokol : Jangan Kalah Bayar Pajak dengan Isi Paket Data

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 21 Mei 2018 | 15:00

Suasana Kantor Samsat Cikokol (21/05/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pada bulan suci Ramadan 1439 Hijriah, layanan pajak kendaraan di kantor Samsat Cikokol berjalan normal meski ada sedikit pergeseran waktu kerja. 

Kepala UPT Samsat Cikokol Saripudin mengatakan, layanan di samsat ini dimundurkan waktunya menjadi lebih siang.

"Pelayanan di bulan puasa seperti biasa.  Hanya waktunya  saja berubah, masuk mulai pukul 08.00 WIB sampai 14.00 WIB," ujarnya.

Pada waktu normal, layanan pajak di samsat itu biasanya dibuka pukul 07.30 WIB hingga 15.00 WIB.

Waktu pelayanan tersebut dimundurkan selama  Ramadan, sekaligus menyesuaikan keputusan pemerintah setempat.

Meski demikian, Saripudin menuturkan, pelayanan tetap berjalan normal tanpa kendala. Masyarakat dianggap sudah mengerti mengenai penyesuaian waktu tersebut.

"Sebenarnya jadwal sama seperti biasanya ini kan dikirim dari pusat jadwalnya. Intinya hanya jam kerja dikurangi satu jam. Dan pelayanan juga tetap normal para wajib pajak pun sudah mulai antre sejak pagi," ucapnya.

Bersamaan dengan itu, operasional samsat keliling juga masih tetap berjalan normal dan waktunya pun menyesuaikan.

Maka para wajib pajak agar segeralah petap membayarkan kewajibannya. Terlebih, untuk membayar pajak juga sudah dipermudah pelayanannya.

"Jadi warga bijak taat pajak bayar pajak tepat waktu karena wajib ada ketentuannya. Sesuai dengan aturan yang berlaku datanglah, kami juga melayani sampai hari Sabtu. Terus digerai-gerai juga buka sudah bisa bayar pajak," imbuhnya.

Saripudin menjelaskan, target pendapatan asli daerah (PAD) di UPT Samsat Cikokol pada tahun 2018 ini sebesar Rp 677 miliar.

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya juga telah melakukan serangkaian kegiatan seperti operasi lapangan yang bekerjasama dengan Polri dan sosialisasi.

"Masyarakat umumnya jangan lupa bayar pajak jangan sampai beli paket data HP sebulan Rp300 ribu kebeli. Giliran pajak motor Rp200 tidak kebayar.  Nanti  kalau ada razia takut,  lari,  kabur," candanya mengakhiri.(DBI/RGI)

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill