Connect With Us

Hendak Meliput Final Liga Champions, Wartawan Tangerang Dikeroyok

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 5 Juni 2018 | 14:50

Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley menunjukan barang bukti salah satu barang bukti yang digunakan pelaku pengeroyokan terhadap jurnalis, Selasa (5/6/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Handrian, 29, jurnalis media online grup Jawapos, Pojoksatu.id dikeroyok warga saat meliput di kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada Sabtu (26/5/2018) lalu.

Saat itu pria yang akrab disapa Rian ini hendak meliput suasana nobar final Liga Champions antara Liverpool melawan Real Madrid di kawasan Tangerang.

Namun, belum sempat tiba di lokasi, Rian yang merupakan warga Ciledug itu dihadang oleh segerombol remaja bermotor.

“Saat saya keluar dari gang rumah menuju ke arah CBD Ciledug, ada empat motor yang menghalangi jalan saya dan menggeber-geber motor. Saya pun menghampirinya dan langsung dipukuli,” kata Rian.

PELAKU

Dengan arogan, sekelompok pemuda bermotor itu menggeber-geber kendaraannya dan mengeroyok Rian. Akibatnya, Rian terluka di bagian kepalanya.

Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley Silalahi menjelaskan, pelaku pengeroyokan berinisial RA, 32, dan, AU, 22. Keduanya langsung ditangkap polisi di kawasan Ciledug, setelah korban melaporkan insiden tersebut ke Polsek setempat.

Menurutnya Kapolres, peristiwa tersebut merupakan kesalah pahaman terhadap pelaku yang mengakibatkan pergumulan hingga mengeroyok korban. 

"Motifnya kedua pelaku memukul karena pelaku salah paham kepada korban. Mungkin si korban ini telah menyinggung hanya salah komunikasi saja," ucapnya.

Kendati demikian, menurut Kapolres, kedua pelaku tetap ditahan dan akan menjalani proses hukum karena telah memukuli korban. "Pelaku dijerat Pasal 170 ayat 1 tentang kekerasan dengan ancaman pidana 7 tahun penjara," tuturnya.

Salah satu pelaku berinisial RA, saat jumpa pers di Mapolres Metro Tangerang pun mengakui perbuatannya yang telah memukuli jurnalis tersebut.

"Jadi lagi jalan, mungkin suara motor saya besar dan lagi nongkrong berempat nungguin temen kita. Si pelapor saya kira teman, dia mutar balik dan seperti nantangin berantem turun dari motornya," ucapnya kepada wartawan, Selasa (5/6/2018).

"Nah dari situ saya khilaf saya pukul pelapor ke bagian kepala. Saya dorong dia dan langsung dipisahkan warga," ungkapnya lagi.(RAZ/HRU)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Sidang Putusan Kasus Istri Bunuh Suaminya Bos Jamu di PN Tangerang Ricuh

Sidang Putusan Kasus Istri Bunuh Suaminya Bos Jamu di PN Tangerang Ricuh

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:41

Sidang pembacaan putusan kasus pembunuhan bos jamu, Joni dengan terdakwa Elsa Marlina yang merupakan istrinya, di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten pada Rabu 21 Oktober 2026 berujung ricuh.

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill