Connect With Us

Kereta Api Hantam Mobil di Stasiun Batu Ceper, 2 Tewas

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 17 Juni 2018 | 18:28

Warga sekitar membantu evakuasi mobil yang mengalami kecelakaan ditabrak kereta api di Stasiun Batu Ceper, Minggu (17/6/2018). (TangerangNews.com/2018 / Ahmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan maut terjadi di Kota Tangerang. Sebuah mobil ditabrak kereta api commuter line yang sedang melintas di Stasiun Batu Ceper, Minggu (17/6/2018).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB tersebut mengakibatkan dua korban meninggal dunia, sedangkan empat korban lainnya masih dalam penanganan medis di RSUD Tangerang.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, sebuah mobil Avanza bernopol B-1025-CKR yang ditumpangi enam orang itu menerobos pembatas rel kereta api.

Sementara di waktu yang bersamaan KA 2190 relasi Duri - Tangerang yang hendak menuju Stasiun Tangerang pun turut melintas.

Alhasil, mobil berwarna abu-abu tersebut ditabrak kereta hingga terpental sekitar 50 meter.

"Mobilnya langsung menerobos masuk (rel Stasiun Batu Ceper) walaupun penjaganya sudah mencegahnya," ujar Haris Setiawan, warga di lokasi kejadian.

Hingga kini, insiden tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Enam orang korban pun masih berada di RSUD Tangerang.(RAZ/HRU)

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill