Connect With Us

Di TPS Gubernur Banten Kotak Kosong Menang

Yudi Adiyatna | Rabu, 27 Juni 2018 | 14:00

Hasil penghitungan suara di tempat Gubernur Banten Wahidin Halim di TPS 02, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Hasil penghitungan suara di tempat Gubernur Banten Wahidin Halim menggunakan hak pilihnya, yakni di TPS 02, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, perolehan suara kotak kosong unggul jauh dibandingkan pasangan calon tunggal Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah dan Sahrudin.

Dari hasil pleno formulir C1 penghitungan suara diketahui, paslon Arief Wismansyah dan Sahrudin hanya memperoleh 74 suara dibandingkan dengan perolehan suara kotak kosong sebanyak 114 suara.

"Total pemilih ada 191, paslon Arief memperoleh 74 suara, kotak kosong 114, tidak sah 3 suara," ujar ketua KPPS TPS 02 Syahrul.

Dari jumlah DPT 245 orang, 54 orang diketahui tidak menggunakan hak pilihnya dalam pelaksanaan Pilkada Kota Tangerang ini. "Kondusif, aman terkendali situasinya," ucap Syahrul.(RAZ/RGI)

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill