Connect With Us

Di TPS Gubernur Banten Kotak Kosong Menang

Yudi Adiyatna | Rabu, 27 Juni 2018 | 14:00

Hasil penghitungan suara di tempat Gubernur Banten Wahidin Halim di TPS 02, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Hasil penghitungan suara di tempat Gubernur Banten Wahidin Halim menggunakan hak pilihnya, yakni di TPS 02, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, perolehan suara kotak kosong unggul jauh dibandingkan pasangan calon tunggal Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah dan Sahrudin.

Dari hasil pleno formulir C1 penghitungan suara diketahui, paslon Arief Wismansyah dan Sahrudin hanya memperoleh 74 suara dibandingkan dengan perolehan suara kotak kosong sebanyak 114 suara.

"Total pemilih ada 191, paslon Arief memperoleh 74 suara, kotak kosong 114, tidak sah 3 suara," ujar ketua KPPS TPS 02 Syahrul.

Dari jumlah DPT 245 orang, 54 orang diketahui tidak menggunakan hak pilihnya dalam pelaksanaan Pilkada Kota Tangerang ini. "Kondusif, aman terkendali situasinya," ucap Syahrul.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Sachrudin Ajak Warga Persiapkan Mudik Lebaran Sejak Dini

Sachrudin Ajak Warga Persiapkan Mudik Lebaran Sejak Dini

Senin, 16 Februari 2026 | 19:28

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik sejak jauh hari.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill