Connect With Us

Ibu Hamil Tewas Ditembak Curanmor di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 4 Juli 2018 | 22:00

Seorang wanita yang sedang hamil tewas setelah ditembak pelaku curanmor di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang, Rabu (4/7/2018) malam. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita yang sedang hamil tewas setelah ditembak pelaku curanmor di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang, Rabu (4/7/2018) malam. Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

Pantauan TangerangNews, di lokasi kejadian sudah dipasang police line. Belasan personel kepolisian dan warga sekitar pun tampak menyesaki lokasi.

"Sekitar pukul 19.00 ada kejadian curanmor," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan.

Menurut Kapolres, korban ditembak di bagian dadanya hingga menyebabkan meninggal dunia. "Korbannya sempat dibawa ke rumah sakit, tadi informasi terakhir korban

meninggal dunia," ungkapnya.

Kini, jasad korban yang belum diketahui identitasnya itu tengah berada di RS Awal Bros. Sedangkan pelaku berhasil melarikan diri.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Diterjang Angin Kencang, Baliho Roboh Timpa 2 Pengendara di Legok

Diterjang Angin Kencang, Baliho Roboh Timpa 2 Pengendara di Legok

Minggu, 1 Maret 2026 | 20:22

Akibat diterpa hujan deras dan angin kencang, sebuah baliho berukuran besar roboh di Jalan Raya Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang pada Sabtu 28 Februari 2026.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill