Connect With Us

Jenazah Ibu yang Tewas Ditembak Begal Akan Dimakamkan di Balaraja

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 Juli 2018 | 15:02

Jenazah Saripah Binti Asman, setelah dibawa di RS Awal Bros untuk dilakukan proses autopsi. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Jenazah Saripah, ibu dua anak yang tewas ditembak begal dikabarkan akan dimakamkan di TPU keluarga besarnya, di sekitar Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (5/7/2018).

Setelah diautopsi di RSUD Tangerang, jenazah pun langsung dibawa ke rumah duka di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Polisi dan rekanan sesama pengemudi ojek online, yang merupakan profesi dari suami korban, Ade Miskan turut mengiringi jenazah.

"Kita fasilitasi pengawalan untuk dilakukan pengawalan ke rumah duka di Warakas," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan di lokasi kejadian perkara, Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang.

Menurut Kapolres, kondisi suami korban, Ade Miskan dan anak bungsunya, Ardi, dalam keadaan baik. Namun, secara psikologis mengalami trauma.

Sebelumnya, Saripah harus meregang nyawa setelah menerima luka tusuk di perut dan tembak di dada sebelah kanan. Kejadian tersebut lantaran Saripah mencoba mempertahankan motor suaminya saat ingin dibegal oleh dua pelaku yang masih buron sekira pukul 19.30 WIB pada Rabu (4/7/2018).(RAZ/HRU)

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill