Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Opang, penadah hasil kejahatan curanmor menjual sepeda motor tersebut melalui situs jual beli online. Bahkan, ia menjualnya dengan harga murah.
Sepeda motor hasil kejahatan itu ia beli dari Yogi dan Endut. Pria berusia 28 tahun itu pun diringkus tim Reskrim Polres Metro Tangerang di Serang, Banten beberapa hari yang lalu.
Saat ungkap kasus di Mapolresta Tangerang, Rabu (11/7/2018), Opang mengaku membeli tiap unit kendaraan roda dua itu seharga Rp2 juta.
"Saya beli motor harganya variasi, biasanya Rp2 juta," ujar Opang saat kasusnya digelar di RSUD Tangerang, Rabu (11/7/2018).
Kemudian, motor yang biasanya disertai surat tanda nomor kendaraannya (STNK) itu dijualnya melalui situs jual beli online. STNK itu sesuai dengan kendaraan, karena aksi kejahatan yang dilakukan Yogi dan Endut terkadang merampas paksa motor milik korbannya itu kerap mendapatkan STNK di dalam jok motor.
"Saya jual ke online itu Rp 2,5 juta sampai Rp 3 jutaan lengkap dengan suratnya. Jadi STNK-nya akur, adanya di dalam jok motor," ungkapnya.
Ia juga mengaku telah menjalani bisnis terlarang ini sejak empat bulan terakhir, hingga akhirnya aksinya tercium polisi dan kini harus mendekam dibalik jeruji besi.
Bahkan, karena sudah menjual banyak sepeda motor hasil kejahatan itu, Opang pun sampai lupa mengingat jumlah unit kendaraan yang telah dijualnya secara online.
"Sudah lupa, saking banyaknya saya jual motor. Kalau jadi penadah sudah lebih dari 3 sampai 4 bulanan," bebernya.
Menurut Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan, saat Opang ditangkap jajarannya di Serang, pihaknya menyita tujuh unit kendaraan bermotor.
"Saat dilakukan penangkapan tersangka Opang di wilayah Serang, kami menyita kendaraan roda dua sebanyak tujuh unit berbagai merk," tuturnya.
Harry pun telah mendapatkan pengakuan serupa dari pelaku jika sepeda motor hasil kejahatan itu dijual pelaku melalui situs jual beli online.
"Jadi dia jualnya ini punya grup, grup online. Nah dijual ke online dengan harga Rp2,5 juta sampai Rp3 juta," tukas Harry.
Diketahui, Opang ditangkap hasil pengembangan atas tertangkapnya Yogi dan Endut. Bahkan, salah satu pelaku, yakni Endut meregang nyawa karena melawan dan membahayakan nyawa petugas saat polisi melakukan pengembangan kasus untuk menangkap satu tersangka lainnya. Timah panas menembus dada kiri pemuda berusia 18 tahun itu.(MRI/HRU)
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPeristiwa penagihan tunggakan pajak mobil sport mewah McLaren 570S AT senilai Rp137,4 juta terhadap Yudariansyah (Yuda), seorang mekanik bengkel motor asal Kampung Sawah Dalam, Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang
Aktivitas penagihan utang dalam industri pembiayaan seringkali memicu persoalan di tengah masyarakat. Tak jarang terjadi gesekan ketika ada penarikan paksa kendaraan oleh debt collector (professional collector).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews