Connect With Us

Motor Curian ini Diobral di Situs Jual Beli Online

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 11 Juli 2018 | 22:51

Tampak Barang bukti 7 unit kendaraan motor berbagai merk yang berhasil diamankan petugas Polres Metro Tangerang dari para tersangka curanmor, Rabu (11/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Opang, penadah hasil kejahatan curanmor menjual sepeda motor tersebut melalui situs jual beli online. Bahkan, ia menjualnya dengan harga murah.

Sepeda motor hasil kejahatan itu ia beli dari Yogi dan Endut. Pria berusia 28 tahun itu pun diringkus tim Reskrim Polres Metro Tangerang di Serang, Banten beberapa hari yang lalu.

Saat ungkap kasus di Mapolresta Tangerang, Rabu (11/7/2018), Opang mengaku membeli tiap unit kendaraan roda dua itu seharga Rp2 juta.

"Saya beli motor harganya variasi, biasanya Rp2 juta," ujar Opang saat kasusnya digelar di RSUD Tangerang, Rabu (11/7/2018).

Kemudian, motor yang biasanya disertai surat tanda nomor kendaraannya (STNK) itu dijualnya melalui situs jual beli online. STNK itu sesuai dengan kendaraan, karena aksi kejahatan yang dilakukan Yogi dan Endut terkadang merampas paksa motor milik korbannya itu kerap mendapatkan STNK di dalam jok motor.

"Saya jual ke online itu Rp 2,5 juta sampai Rp 3 jutaan lengkap dengan suratnya. Jadi STNK-nya akur, adanya di dalam jok motor," ungkapnya.

Ia juga mengaku telah menjalani bisnis terlarang ini sejak empat bulan terakhir,  hingga akhirnya aksinya tercium polisi dan kini harus mendekam dibalik jeruji besi.

Bahkan, karena sudah menjual banyak sepeda motor hasil kejahatan itu, Opang pun sampai lupa mengingat jumlah unit kendaraan yang telah dijualnya secara online.

"Sudah lupa, saking banyaknya saya jual motor. Kalau jadi penadah sudah lebih dari 3 sampai 4 bulanan," bebernya.

Menurut Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan, saat Opang ditangkap jajarannya di Serang, pihaknya menyita tujuh unit kendaraan bermotor.

"Saat dilakukan penangkapan tersangka Opang di wilayah Serang, kami menyita kendaraan roda dua sebanyak tujuh unit berbagai merk," tuturnya.

Harry pun telah mendapatkan pengakuan serupa dari pelaku jika sepeda motor hasil kejahatan itu dijual pelaku melalui situs jual beli online.

"Jadi dia jualnya ini punya grup, grup online. Nah dijual ke online dengan harga Rp2,5 juta sampai Rp3 juta," tukas Harry.

Diketahui, Opang ditangkap hasil pengembangan atas tertangkapnya Yogi dan Endut. Bahkan, salah satu pelaku, yakni Endut meregang nyawa karena melawan dan membahayakan nyawa petugas saat polisi melakukan pengembangan kasus untuk menangkap satu tersangka lainnya. Timah panas menembus dada kiri pemuda berusia 18 tahun itu.(MRI/HRU)

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

TANGSEL
Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:17

Peristiwa dugaan penipuan dengan modus paket Cash on Delivery (COD) terjadi di Jalan Menjangan Raya, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu 15 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill