Connect With Us

Begal Pembunuh Saripah yang Tewas Ditembak Polisi Bekas Narapidana di Lapas Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 20 Juli 2018 | 10:24

Sepeda motor Honda Beat milik suami Saripah yang gagal dirampas pelaku begal di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pelaku begal berinisial R yang tewas ditembak mati polisi pernah mendekam dibalik jeruji besi Lapas Tangerang. R penah menjadi resedivis dengan kasus serupa yakni pencurian kendaraan bermotor dengan kekerasan.

"Setekah dicek siapa tersangka ini, dia baru keluar dari Lapas Tangerang dengan kasus curanmor," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono, Kamis (19/7/2018).

Menurutnya, pelaku tercatat memiliki lima laporan polisi (LP) dengan kasus pencurian bermotor yang kerap melancarkan aksinya di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

"Kita data kembali ternyata dia ada lima LP yaitu curanmor dan pencurian di Tangerang dan sekitarnya. Dia residivis dan sudah mencuri kendaraan bermotor lima kali," tambahnya.

R yang juga termasuk dalam kelompok jaringan Lampung ini dikenal tak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam.

"Tersangka ini sadis dan sedang kita teliti lagi dimana saja dia lakukan kejahatannya," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku ditangkap polisi di Pekan Baru setelah sempat melarikan diri selama dua pekan. R juga tewas tertembus timah panas karena melawan saat dilakukan pengembangan di Jakarta.

R dan satu rekannya yang saat ini dalam pengejaran polisi berupaya merampas sepeda motor milik suami Saripah. Namun, ketika Saripah mempertahankan sepeda motornya, pelaku langsung menembak matinya di Jalan HR Rasuna Said, Cipete, Kota Tangerang.(RMI/HRU)

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill