Connect With Us

Wali Kota Tangerang Sampaikan Penjelasan Laporan Akhir Masa Jabatan di Rapat Paripurna

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 25 Juli 2018 | 15:40

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memberikan penjelasan laporan pertanggungjawaban akhir masa jabatan periode 2013-2018 dalam Rapat paripurna di ruang paripurna, Puspemkot Tangerang, Rabu (25/7/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan penjelasan laporan pertanggungjawaban akhir masa jabatan periode 2013-2018 dalam rapat paripurna DPRD, Rabu (25/7/2018).

Penyampaian tersebut didasari ketentuan dalam Peraturan Pemerintah No 3/2007 yang mengamanatkan kepala daerah menyampaikan laporan akhir masa jabatan dengan catatan kinerja tahun 2014-2018, untuk tahun 2018 capaian kinerja sampai dengan triwulan 1.

Arief mengatakan perkembangan indikator makro pembangunan daerah Kota Tangerang selama kurun waktu 2014-2018 dapat terlihat melalui berbagai indikator diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menunjukan kecenderungan peningkatan yang positif.

"Pada tahun 2017 angka IPM Kota Tangerang sebesar 77,01 poin,  meningkat sebesar 0,72 poin dari tahun 2014 sebesar 76,29 poin dan sampai akhir tahun 2018 akan mencapai 77,36 poin," ujarnya.

Indikator penting lainnya adalah Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) di Kota Tangerang pada tahun 2017 sebesar 5,30 persen yang melebihi LPE Propinsi Banten yang tumbuh sebesar 5,26 persen serta LPE Nasional yang tumbuh sebesar 5,02 persen.

"Sampai akhir tahun 2018 LPE Kota Tangerang akan mencapai 7 persen," katanya.

Selanjutnya indikator Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang merupakan penilaian dari masyarakat sebagai stakeholder pembangunan. Penilaian terhadap pelayanan publik juga sebagai refleksi dari sikap masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah daerah.

"Nilai IKM Kota Tangerang selama kurun waktu 2016-2017 masuk dalam kategori A atau Sangat baik, Hal ini menunjukan Pemerintah daerah sudah menjalankan fungsi pelayanan publik sangat baik dan memuaskan masyarakat," ucapnya.

Dilanjutkan Wali Kota yang baru saja ditetapkan KPU sebagai Pemenang Pilkada 2018 ini, penanganan kemiskinan harus dilakukan secara terpadu dan melibatkan unsur pemerintah baik pusat, propinsi maupun kabupaten/kota disekitar Kota Tangerang. Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan perkembangan besaran indikator tingkat kemiskinan di Kota Tangerang pada tahun 2014 ditargetkan sebesar 5.53 persen.

"Realisasi pada tahun 2017 sebesar 4,94 persen sampai akhir tahun 2018 akan mencapai 4,80 persen," paparnya.(RAZ/HRU)

SPORT
Dinilai Rugikan Persita, Carlos Pena Pertanyakan Keputusan Wasit Beri Hadiah Penalti untuk Bali United

Dinilai Rugikan Persita, Carlos Pena Pertanyakan Keputusan Wasit Beri Hadiah Penalti untuk Bali United

Jumat, 24 April 2026 | 12:52

Persita Tangerang kembali menelan hasil buruk usai kalah 0-1 dari Bali United dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kamis, 23 April 2026.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

KOTA TANGERANG
Sempat Mendapat Perlawanan, Aset Eks SDN Rawa Bokor Akhirnya Diamankan Pemkot Tangerang

Sempat Mendapat Perlawanan, Aset Eks SDN Rawa Bokor Akhirnya Diamankan Pemkot Tangerang

Jumat, 24 April 2026 | 21:14

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).

KAB. TANGERANG
Dinsos Kabupaten Tangerang Jaring 105 PMKS pada 2025, Gepeng Paling Banyak

Dinsos Kabupaten Tangerang Jaring 105 PMKS pada 2025, Gepeng Paling Banyak

Jumat, 24 April 2026 | 22:17

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill