Connect With Us

Yuk Liat Pameran & Diskusi Foto Tangerang di Tangcity Mall

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 13 Agustus 2018 | 15:00

Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah dan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat menghadiri acara pameran foto yang di gelar di Main Atrium, Tangerang City (Tangcity) Mall, selama 13 -19 Agustus 2018. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 40 karya terbaik jurnalis foto yang tergabung dalam Komunitas Taman Potret (KOTRET) dipamerkan  di Main Atrium, Tangerang City (Tangcity) Mall, selama 13 -19 Agustus 2018.

Dalam pameran ini, KOTRET merilis ke publik koleksi foto peristiwa yang pernah terjadi di Tangerang. Selain itu,  acara dikemas menarik dengan diselingi dua sesi diskusi seputar jurnalistik yang akan diselenggarakan pada 14 dan 15 Agustus 2018.

Andriyanto Roswulantoro, Ketua Umum KOTRET menjelaskan, hasil foto yang ditampilkan dalam pameran ini merupakan hasil karya jurnalis dalam melakukan peliputan di wilayah Tangerang. 

Dengan mengusung tema Kemerdekaan RI, mereka berkolaborasi dengan sejumlah fotografer lepas yang berdomisili di Tangerang lewat misi yang sama, yakni mengenalkan potensi kota berjuluk Kota 1000 Industri ini. 

"Kami berharap dari pameran di Tangcity Mall ini bisa mengenalkan potensi Tangerang kepada masyarakat Tangerang khususnya. Namun kami mencoba mengangkat foto peristiwa menyesuaikan momen Kebersamaan RI," tandasnya, Senin (13/8/2018).

Selain pameran, kata Andri, pengunjung juga bisa mendapat banyak informasi seputar beauty-shot photography, penulisan jurnalistik, produksi video dan foto jurnalistik bekerjasama dengan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang Raya. 

Sementara Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah dan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin turut hadir melihat pameran foto tersebut.  Mereka mengapresiasi karya para fotografer yang menampilkan Kota Tangerang dengan baik. 

"Terima kasih pada komunitas potret,  ikut melestarikan nilai sejarah.  Mudah-mudahan menginspirasi masyarakat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan," jelasnya. 

Arief juga berharap pameran foto ini bisa menjadi masukan ke Pemerintah Kota Tangerang untuk mengembangkan spot-spot foto yang instagramable bagi masyarakat. "Jadi kalau mau foto prewedding atau acara tidak usah jauh-jauh, cukup di Tangerang saja. Nanti kita siapkan,"  ungkapnya. 

Makin seru, 100 potret keindahan Tangerang akan nantinya juga dipamerkan di Main Atrium pada 20-26 Agustus 2018, hasil kompetisi fotografi yang diselengarakan Tangcitu Mall melalui media sosial.

Hiburan disuguhi di sela-sela special event Kemerdekaan RI berupa penampilan Angklung Saung Udjo, Voice of Indonesia serta Kolintang Kawanua. Jangan lewatkan pula Iomba dan Ioka karya atau workshop membatik, melukis gerabah serta vocal group competition dalam menyanyikan Iagu-lagu nasional.(RAZ/RGI)

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill