Connect With Us

Kronologi Tahanan WNA Gandir Versi Kalapas Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:12

Lapas Pemuda Kelas IIA, Jalan LP Pemuda, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Fan Cheng Kuo, 44, warga negara Taiwan mengakhiri hidupnya dengan tragis di Lapas Pemuda Kelas IIA, Jalan LP Pemuda, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Korban nekat menemui ajalnya dengan cara gantung diri (Gandir). Lehernya diutas dengan handuk yang diikatkan ke pagar besi pembatas area steril  Lapas, hingga dia tewas tergantung pada Selasa (15/8/2018) malam.

Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Marlik Subiyanto mengatakan kronologi tewasnya korban. Ketika itu seusai makan,  korban menuju kamar tahanan yang berisi tujuh orang. Namun, bukan masuk kamar, ternyata dia kabur ke lokasi tempatnya bunuh diri. 

"Dia habis dari ruang makan bersama tahanan lainnya jam 16.30 WIB, sehabis makan harusnya masuk ke kamar lagi, tapi dia enggak masuk kamar," ujarnya kepada TangerangNews, Rabu (15/8/2018).

Ketika petugas menghitung jumlah tahanan di kamar, korban pun tidak ada. Lantas petugas keamanan mencari-cari korban ke seluruh kamar narapidana. Selama dua jam pencariab, korban baru ditemukan dalam kondisi tragis.

"Pas dicari selama dua jam enggak ketemu. Tiba-tiba petugas menemukan orang berdiri di pagar. Ketika didekati dia sudah tewas gantung diri," terang Marlik.

Marlik menjelaskan, niatan korban untuk mengakhiri hidupnya sangat besar. Sampai-sampai pergi ke pagar besi pembatas area steril yang berada di dekat kamar tahanan, dengan modal handuk yang telah di potong-potong untuk menemui ajalnya.

Pada malam kejadian, lanjut Marlik, ada 20 orang keamanan yang sedang bertugas. Namun, Marlik mengklaim bahwa meninggalnya korban bukan karena lengahnya petugas.

"Semalam itu yang tugas ada 11 orang sama CPNS-nya jadi 20 orang. Ini bukan karena lengah ya, namanya Lapas sebesar ini," tuturnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, jenazah korban dibawa ke RSUD Tangerang. Pihak Lapas pun telah memberi kabar meninggalnya korban kepada penerjemah bahasa Taiwan untuk segera laporkan ke keluarganya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Jumat, 25 September 2026 | 10:37

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill